Lampu Hijau Bersamaan, Pengendara Sering Terkecoh Saat Melintas Traffic Light Malaka

Namun ketika lampu tanda belok ke Pondok Kelapa merah, traffic light dari arah Pondok Kopi menuju arah Buaran menyala hijau.

Lampu Hijau Bersamaan, Pengendara Sering Terkecoh Saat Melintas Traffic Light Malaka
TribunJakarta.com/Muhammad Arief
Traffic light di Rs. Soekanto Malaka yang kerap kerap nyala hijau bersamaan dari arah Buaran menuju Pondok Kopi dan sebaliknya 

Laporan Waratawan TribunJakarta.com, Muhammad Arief

TRIBUNJAKARTA.COM, MALAKA - Sejumlah pengendara sering terkecoh dengan sistem traffic light di Jalan Rs. Soekanto, Malaka, Duren Sawit.

Pasalnya, traffic light Malaka dari arah Pondok Kopi menuju Buaran dan sebaliknya selalu hijau bersamaan.

Pantauan TribunJakarta.com, traffic light dari arah Buaran menuju Pondok Kopi hijau terlebih dahulu.

Kecamatan yang Jadi Markas BNNK Depok Berstatus Zona Merah Peredaran Narkotika

Pengendara bisa belok ke kanan menuju Pondok Kelapa mengikuti rambu traffic light ke kanan.

Namun ketika lampu tanda belok ke Pondok Kelapa merah, traffic light dari arah Pondok Kopi menuju arah Buaran menyala hijau.

Dua jalur tersebut nyala hijau bersamaan dan kerap kali mengecoh pengendara yang melintas dari arah Pondok Kopi menuju Bunga Rampai, Prumnas Klender.

Ledakan Turut Dipicu dari Colokan Dispenser Ruko Kebayoran Baru

"Hijaunya barengen, jadi kadang berebut jalur dengan penendara dari arah Buaran jika mai belok ke kanan arah Bunga Rampai," ujar Candra pengendara yang melintas, Kamis (12/7/2018).

Menurut dia, sistem traffic light tersebut bisa menyebabkan pengendara celaka. Apalagi mengingat banyak kendaraan cukup kencang dari arah Buaran.

"Seharusnya ada rambu yang mengatur belok ke arah Bunga Rampai dari Pondok Kopi," ujarnya.

Kondisi itu juga kerap menimbulkan kecelakaan. Hal itu disampaikan Pd seorang mekanik bengkel disekitar traffic light Malaka.

"Sering orang senggolan di simpang itu, kadang sampai adu argumen karena sistem lampu merahnya," ujarnya.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help