Polisi Ringkus Tiga Remaja Spesialis Pencuri Minimarket, Modus Todong Sajam dan Pistol Airsoft Gun

Pelaku menggunakan modus pengancaman terhadap karyawan minimarket menggunakan senjata tajam (Sajam) dan pistol airsoft gun.

Polisi Ringkus Tiga Remaja Spesialis Pencuri Minimarket, Modus Todong Sajam dan Pistol Airsoft Gun
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Aparat Polsek Serpong menggelar ekspos penangkapan tiga spesialis pencuri mini market dengan modus pengancaman, yang dipimpin Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Ferdy Irawan dan Kapolsek Serpong, Kompol Dedi Kurniawan di Mapolsek Serpong, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Aparat Polsek Serpong menggelar ekspos penangkapan tiga spesialis pencuri minimarket dengan modus pengancaman, yang dipimpin Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Ferdy Irawan dan Kapolsek Serpong, Kompol Dedi Kurniawan di Mapolsek Serpong, Kamis (12/7/2018).

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan pencurian dengan kekerasan di sebuah minimarket di Jalan Ciater Barat, Serpong, pada 22 Juni 2018 lalu.

Pelaku menggunakan modus pengancaman terhadap karyawan minimarket menggunakan senjata tajam (Sajam) dan pistol airsoft gun.

Mantap Berhijab, Perasaan Ini yang Pertama Kali Dirasakan Nikita Mirzani

"Para pelaku masuk ke Alfamart mengancam menggunakan airsoft gun dan senjata tajam kemudian mengambil uang di kasir dan brangkas," ujar AKBP Ferdy.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh aparat kepolisian, setelah pelaporan pencurian itu, polisi berhasil mengidentifikasi tiga orang pelaku.

Pada tanggal 5 Juli 2018, Polisi berhasil mengamankan satu pelaku bernama Izal Nurhadi (19) di wilayah Gunung Sindur, Bogor.

Dua pelaku lainnya didapati di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Karena melakukan perlawanan, aparat polisi menembak kedua kaki pelaku saat proses penangkapan pada 11 Juli 2018, atas nama Rifky Azhari (19) dan Mufli Ahmad Sapti (20).

"Pada tanggal 11 juli 2018 sekitar jam 02.00 WIB, Tim Vipers Polsek Serpong berhasil mengamankan dua pelaku lagi di daerah persembunyiannya di Semarang, Jawa Tengah," lanjut ujarnya.

Divonis Meninggal Dunia Umur 4 Tahun hingga Punya Indra Keenam, Ini Cerita Roy Marten

Berdasarkan keterangan pelaku, sebelum melancarkan aksinya di Ciater Barat, Serpong, mereka juga melakukan hal yang sama di wilayah Pondok Benda, Pamulang.

Selain di Tangsel, mereka juga mengaku sudah melakukan aksi spesialisnya di berbagai wilayah lain

"Di samping ke dua TKP tsb pelaku juga melakukan di beberapa TKP di berbagai tempat Tangsel, Depok dan Bogor dengan total keseluruhan 10 TKP," ujarnya.

Pelaku dikenakan pasal 365 dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help