Raih Juara Dunia Atletik U-20, Imam Nahrawi Janjikan Beasiswa untuk Zohri

Zohri mengungguli dua pelari asal Amerika Serikat yang menjadi unggulan dalam nomor lari 100 meter putra, yakni Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Raih Juara Dunia Atletik U-20, Imam Nahrawi Janjikan Beasiswa untuk Zohri
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Menpora Imam Nahrawi saat dijumpai awak media di Padepokan Pencak Silat TMII, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menjanjikan bonus dan beasiswa atas prestasi yang ditorehkan Lalu Muhammad Zohri.

Zohri menyabet juara nomor lari 100 meter putra dalam kejuaraan dunia atletik U-20.

"Kami sangat bersyukur atas prestasinya, nanti akan kita jemput di bandara dan kami sudah menyiapkan bonus, paling tidak beasiswa untuknya," ujarnya, Kamis (12/7/2018).

Coretan di Stadion Patriot, Ruddy : Lihat Dua atau Tiga Hari Kedepan Daripada Saya Banyak Omong

Ia pun mengakui, sempat merinding melihat prestasi pemuda asal NTB tersebut, karena ditengah keterbatasannya, Zohri mampu menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia di kancah internasional.

"Saya merinding lihat prestasi Zohri, dia seorang yatim dari keluarga kurang mampu di NTB, tapi karena ketekunannya dia bisa berprestasi," ucapnya kepada awak media di Padepokan Pencak Silat, TMII, Cipayung, Jakarta Timur.

Imam Nahrawa menceritakan, sebelum meraih prestasi medali emas dalam ajang kejuaraan dunia atletik U-20 di Finlandia, Zohri sempat mengalami sejumlah kendala.

Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada di Papua Lampaui Target, Kaltim dan Riau Terendah

"Mulai soal alat sampai official dan bahkan terakhir soal bendera, ketika berangkat pun banyak dinamika, tapi kami bersyukur atas ketekunannya dia mencatatkan sejarah menjadi pelari tercepat dunia yang dimiliki Indonesia," kata dia.

Diketahui, Muhammad Zohri berhasil menyabet medali emas dalam ajang kejuaraan dunia atletik U-20 nomor 100 meter putra yang diselenggarakan di Finlandia pada Rabu (11/7/2018) malam waktu Indonesia.

Pria yang masih berusia 18 tahun tersebut, berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai peraih gelar juara perdana bagi Indonesia di ajang dunia tersebut.

Ia berhasil mencapai garis akhir dan finish terdepan dalam waktu 10,18 detik.

Zohri mengungguli dua pelari asal Amerika Serikat yang menjadi unggulan dalam nomor lari 100 meter putra, yakni Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help