Kecamatan Mustikajaya Gelar Festival Adu Bedug dan Dondang

Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi menggelar festival bertajuk Adu Bedug dan Dondang, di Lapangan Mini, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu.

Kecamatan Mustikajaya Gelar Festival Adu Bedug dan Dondang
TRIBUNJAKARTA.COM/ YUSUF BACHTIAR
Kegiatan festival Adu Bedug dan Dondang Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MUSTIKAJAYA - Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi menggelar festival bertajuk Adu Bedug dan Dondang, di Lapangan Mini, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu, (14/7/2018).

Kegiatan rutin tahunan itu merupakan kegiatan kebudayaan khas Kota Bekasi yang telah lama ada. Tahun ini, kegiatan tersebut genap diselenggarakan untuk ke 13 kalinya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi Ahmad Zarkasih mengatakan, kebudayaan Dondang merupakan budaya khas warga Bekasi sejak turun temurun.

Kebudaayaan khas Betawi itu mulanya merupakan budaya seserahan seseorang kepada orang tua atau orang yang lebih tua sebagai tanda rasa hormat ketika hendak bersilaturahmi.

Syahrini Disebut Pakai Tas KW, Seorang Wanita Bongkar Fakta Ini Biasa Orang-orang Jealous

Namun, budaya seserahan dondang juga biasa digunakan ketika memberikan seserahan pada pesta pernikahan dari mempelai pria kepada mempelai wanita.

"Artinya dondang itu adalah bawaan warga bekasi dulu kalau dia mau nyorog (seserahan), nyorog ini artinya dia bisa nyorog ke orang tua, mertua, besannya, kalau adu bedug itu memang kebudayaan kita orang Indonesia," kata Zarkasih kepada TribunJakarta.com.

Festival Adu Bedug dan Dondang Kecamatan Mustikajaya digelar dengan menampilkan hiasan dondang berisi aneka makanan dan sayuran seperti pisang, buah, ditambah iringan bedug yang mengiri selama festival berlangsung.

Festival tersebut diikuti empat Kelurahan yang ada di Kecamatan Mustikajaya. Masing-masing Kelurahan menamlikkan stand atau both nya di acara festival tersebut dengan hiasa khas rumah betawi lengkap dengan sepasang penganting Betawi sebagai simbol acara seserahan dondang.

Menteri Susi Lulus Paket C, Sang Asisten Ungkap Campur Tangan Anies Baswedan 3 Tahun Lalu

"Jadi setiap kelurahan mengkordinasi wilayahnya masing-masing, mereka secara bersama-sama menghias stand dan terutama dondang mereka, nanti dewan juri akan menilai dondang dan stand kelurahan mana yang paling bagus," jelas dia

Selain hiasan dondang, masing-masing Kelurahan juga menampilkan berbagai pertunjukkan kesenian khas Betawi seperti tari topeng, tari langgam Bekasi dan masih banyak lagi.

"Jadi kita berharap festival ini terus dilestarikan, mungkin kalau di Jakarta ada namanya lebaran Betawi, tapi kalau si Bekasi ya ini Festival Adu Bedug dan Dondang, kita ingin kedepan ini bisa dijadikan agenda kegiatan rutin tingkat Kota Bekasi," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help