Piala Dunia 2018

Seru dan Menegangkan, Ribuan Warga Binaan Rutan Cilodong Antusias Nonton Bareng Final Piala Dunia

Selain soalan dukungan, gaung tepuk tangan juga terdengar bersaing dengan suara suasana pertandingan yang disalurkan pengeras suara.

Seru dan Menegangkan, Ribuan Warga Binaan Rutan Cilodong Antusias Nonton Bareng Final Piala Dunia
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Suasana nonton bareng final Piala Dunia 2018 di lapangan olahraga Rutan Kelas II B Cilodong Depok, Minggu (15/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Ribuan warga binaan Rutan Kelas II B Cilodong Depok memadati lapangan olahraga guna menyaksikan final piala dunia 2018 antara Perancis melawan Kroasia.

Meski laga dimulai sekitar  pukul 22.00 WIB, mereka sudah memadati lapangan pukul 20.00 WIB sembari menikmati hiburan musik yang disediakan.

Sembari menikmati sejumlah jajanan kaki lima yang diperbolehkan masuk ke dalam Rutan, mereka tampak saling berbincang.

Tawa hasil perbincangan acapkali kali terdengar dari berbagai penjuru bersaingan dengan hingar-bingar dentuman musik.

Baru saat layar tancap dan pengeras suara yang disediakan pihak Rutan memperlihatkan tiupan peluit wasit tawa tersebut lenyap.

Suasana nonton bareng final Piala Dunia 2018 di lapangan olahraga Rutan Kelas II B Cilodong Depok, Minggu (15/7/2018).
Suasana nonton bareng final Piala Dunia 2018 di lapangan olahraga Rutan Kelas II B Cilodong Depok, Minggu (15/7/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Mata mereka terfokus pada layar mengikuti setiap pergerakan bola sepak yang diperubutkan pemain Perancis dan Kroasia.

Sesekali mereka beranjak dari duduknya saat menyaksikan tim jagoannya berhasil membuat peluang.

"Ayo, sedikit lagi bolanya masuk itu. Gol dong, ayolah," kata seorang warga binaan yang beranjak dari tempat duduknya di Cilodong, Depok, Minggu (15/7/2018).

Selain soalan dukungan, gaung tepuk tangan juga terdengar bersaing dengan suara suasana pertandingan yang disalurkan pengeras suara.

Tidak terlihat raut wajah sedih di wajah meski harus menyaksikan laga final dikelilingi kawat berduri pagar dan petugas Rutan yang lalu-lalang membawa anjing penjaga.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help