Camat Pademangan Sebut Bendera Kusam di Jalan Benyamin Sueb Bukan Dipasang Pemprov DKI
Menurut Mumu, kawasan Jalan Benyamin Sueb itu merupakan daerah otorita, yang mana pemerintah pusat berlaku sebagai pemilik asetnya
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Camat Pademangan, Mumu Mujtahid mengatakan, bendera negara peserta Asian Games 2018 yang kondisinya cukup memprihatinkan di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara, tidak dipasang oleh pihaknya.
Dirinya menyebut, puluhan bendera tersebut kemungkinan dipasang oleh pihak Pusat Pengelola Kawasan (PPK) Kemayoran atau INASGOC selaku penyelenggara Asian Games 2018.
"Bisa PPK Kemayoran bisa INASGOC juga, itu dari panitia kayaknya, karena itu salah satu wisma itu dari awal sudah disiapin panitia. Tapi apakah itu punya PPK benderanya belum tahu pasti, apakah panitia langsung atau panita minta bantuan PPK Kemayoran nggak paham juga," kata Mumu, Selasa (24/7/2018).
• Sederet Tempat Wisata Murah Meriah di Kawasan Jakarta, Yuk Disimak!
Menurut Mumu, kawasan Jalan Benyamin Sueb itu merupakan daerah otorita, yang mana pemerintah pusat berlaku sebagai pemilik asetnya.
Karenanya, lanjut Mumu, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Kecamatan Pademangan tidak bisa berbuat lebih terkait pemasangan dan penindaklanjutannya.
"Kita koordinasi saja sifatnya, tapi kan dalam rangka Asian Games kita juga bantu-bantu bersihin, bantu masang-masang, betulin sekedarnya, dinas-dinas juga nggak berani masuk ke situ karena anggarannya takutnya duplikasi," kata Mumu.
Terkait waktu pemasangan bendera-bendera tersebut, Mumu tidak bisa memastikan.
"Kayaknya sudah lama itu, nggak tahu pasti, kita koordinasi aja sifatnya," pungkasnya.