Jokowi 'Colek' Chairul Tanjung Mewakafkan Hartanya untuk Pembangunan Menara MUI
"Tadi pagi saya baca beliau ini masuk lima besar orang terkaya di Indonesia. Jadi tolong Pak Kiai, Pak Chairul Tanjung ini dilaporkan wakafnya berapa,
Penulis: Nawir Arsyad Akbar | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pada hari ini melakukan prosesi peletakan batu pertama Menara MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang terletak di Cipayung, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya di depan ratusan orang, Jokowi 'menodong' pengusaha Chairul Tanjung, agarikut mewakafkan hartanya dalam pembangunan Menara MUI tersebut.
• Warga Tolak Lapangan Olahraga Terbesar di Kelurahan Tugu Depok Dijadikan Perumahan
"Pak Chairul Tanjung belum naik ke panggung. Tadi pagi saya baca beliau ini masuk lima besar orang terkaya di Indonesia. Jadi tolong pak kiai, Pak Chairul Tanjung ini dilaporkan wakafnya berapa," ujar Jokowi disambut gelak tawa tamu undangan yang hadir, Kamis (26/7/2018).
Mantan wali kota Surakarta tersebut juga mengatakan, dirinya akan ikut mewakafkan sebagian hartanya guna pembangunan menara MUI, demi memberi semangat seluruh anggota MUI.
• Pengangguran di Tangerang Berjumlah 74.981 Orang, Gubernur Banten Desak Wali Kota Gaet Investor
"Meski saya bukan orang kaya, nanti saya sedikit-sedikit Pak kiai. Untuk memberikan semangat agar menara MUI bisa segera diselesaikan dan MUI bisa memiliki sendiri kantor yang besar," ujar Jokowi.
Nantinya, Menara MUI terdiri 20 lantai, tiga lantai paling bawah tersambung dengan dua tower sebelah Menara MUI - Safa Tower dan Marwa Tower- sebagai area bisnis produk halal, kuliner halal, bisnis syariah, dan fashion Islami.
• Progres Capai 95 Persen, PT MRT Akan Lakukan Tes Integrasi Persignalan Menggunakan Kereta Pertama
Selain sebagai kantor mandiri, Menara MUI juga dikembangkan secara produktif sebagai perkantoran komersial, sentra kuliner halal, dan pusat bisnis syariah.
Nilai bangunan Menara MUI seluas 15.000 meter persegi dengan bangunan 20 lantai ini adalah Rp 600 miliar.
"MUI membeli Menara ini dengan dana yang berasal dari wakaf, infak, sedekah, dan skema reksadana syariah. Pembangunan ditargetkan selesai sebelum Munas MUI 2020," ujar Ketua MUI Bidang Ekonomi, Luqmanul Hakim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/tasyakuran-milad-majelis-ulama-indonesia-mui-ke-43_20180726_144148.jpg)