Resmikan Karya Seni Batik Tamarin, Anies Baswedan: Tanpa Sadar Batik sebagai Baju adalah Pelanggaran

"Karena itu kita berharap terobosan terobosan ini nantinya memperkaya kebudayaan kita kesenian kita," pungkasnya.

Resmikan Karya Seni Batik Tamarin, Anies Baswedan: Tanpa Sadar Batik sebagai Baju adalah Pelanggaran
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Anies Baswedan saat meresmikan pameran batik Tamarin di Museum Basuki Abdullah, Cilandak, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyambangi Museum Basuki Abdullah guna meresmikan pameran seni batik bertemakan Narasi, Mitos dan Legenda Dalam Ekspresi Batik Tamarin di Cilandak, Jakarta Selatan.

Di dalam kata sambutannya, Anies mengharapkan agar batik terus dilestarikan oleh Bangsa Indonesia.

Dua Bocah Belasan Tahun Ketahuan Curi Laptop dan Ponsel Di Sekolah, Polisi Kenakan Diversi

"Batik ini sudah diakui sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya. Kita sebagai bangsa telah menetapkan hari Batik Nasional. Harapnya kreasi-kreasi di bidang ini tumbuh berkembang," ujarnya di dalam kata sambutannya pada Jumat (27/7/2018) di lokasi.

Anies pun sempat berkisah bahwa sesuai tradisi dulu batik diperuntukkan untuk pembuatan kain.

Densus Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD yang Akan Beraksi di Tahun Baru 2019

"Kalau kita ingat tradisinya batik itu digunakan untuk kain. Batik itu kain bukan untuk baju. Ketika pertama kali kita menggunakan untuk baju itu menjadi sesuatu yang melanggar pakem. Karena pakemnya digunakan untuk kain.Tapi pelanggaran pakem itu ternyata menghasilkan suatu terobosan menarik. Yang sampai hari ini kita yang menggunakan batik sebagai baju pun tidak sadar bahwa dulu itu adalah sebuah pelanggaran," kata Anies dalam sambutannya.

Ia berharap agar masyarakat terus melestarikan seni budaya batik dengan melakukan terobosan menarik lainnya.

"Karena itu kita berharap terobosan terobosan ini nantinya memperkaya kebudayaan kita kesenian kita," pungkasnya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved