WhatsApp Dikabarkan Akan Berlakukan Pesan Berbayar untuk Pebisnis

Setiap pesan yang dikirim akan dikenakan biaya sebesar 0,5 sen hingga 9 sen, tergantung di negara mana penggunanya berada.

WhatsApp Dikabarkan Akan Berlakukan Pesan Berbayar untuk Pebisnis
efe
WhatsApp. 

TRIBUNJAKARTA.COM - WhatsApp meluncurkan 'perkakas' baru, yakni pay-to-use, ditujukan untuk para pengguna yang punya bisnis/ perusahaan.

Pay-to-use itu digunakan para pebisnis untuk berkomunikasi dengan pelanggannya.

Perusahaan dapat menyediakan informasi dan layanan, seperti tanggal pengiriman barang atau saat barang telah dikirim kepada pelanggan.

Kemudian, pihak pebisnis perusahaan akan dikenakan biaya pengiriman pesan.

Setiap pesan yang dikirim akan dikenakan biaya sebesar 0,5 sen hingga 9 sen, tergantung di negara mana penggunanya berada.

Biaya itu kemungkinan bisa lebih mahal dari SMS.

Dikutip dari BBC pada 2 Agustus 2018, pesan-pesan yang dikirim akan dienkripsi.

Meski begitu, menurut laporan Wall Street Journal, perusahaan bisa menyimpan kopian pesan dalam bentuk dekripsi.

Adanya pesan berbayar ini memungkinkan Facebook menghasilkan uang dari WhatsApp.

Langkah ini, pesan berbayar untuk perusahaan/pebisnis dilakukan selang tiga bulan setelah mantan bos WhatsApp, Jan Koum, mengumumkan keluar dari tim yang ia dirikan bersama.

Seperti diketahui sebelumnya, pada akhir April 2018 lalu, Jan Koum memutuskan untuk keluar dari WhatsApp karena dikabarkan adanya perbedaan pendapat dengan Facebook soal privasi data, enkripsi, dan masalah lainnya. (*)

Sudah Bisa Digunakan di Indonesia, Begini Cara Group Video Calling di Aplikasi WhatsApp

Memori Ponsel Penuh? Ini 4 Cara Pindahkan Data Whatsapp ke Google Drive

Artikel ini telah tayang di Grid dengan judul : WhatsApp Akan Berlakukan Pesan Berbayar untuk Para Pebisnis

Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help