Liga Indonesia

5 Pilar Kena Sanksi, Manajemen Persib Bandung Ungkit Aliran Denda Klub ke Komdis PSSI

Manajemen Persib Bandung geram soal sanksi Komdis PSSI untuk lima pemain pilarnya, sang manajer pun mengungkit muara uang denda klub ke Komdis PSSI.

5 Pilar Kena Sanksi, Manajemen Persib Bandung Ungkit Aliran Denda Klub ke Komdis PSSI
Superball.id
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG - Perang terbuka diperlihatkan Manajemen Persib Bandung ketika sejumlah pemain pilarnya mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI.

Sanksi yang menderang Pangeran Biru ini tentu saja merugikan dan memaksa pelatih Mario Gomez harus memutar otak mencari pengganti para pemain pilar yang absen dalam sejumlah laga.

Sang manajer, Umuh Muchtar atau akrab disapa Pak Haji menaruh curiga atas semua sanksi yang dilontarkan Komdis PSSI itu.

Belum lama ini Komdis PSSI melarang penyerang jangkung Maung Bandung, Ezechiel N'Douassel dalam dua kali laga.

Dalam sidang terbaru pada Kamis (2/8/2018), Komdis PSSI memberikan sanksi kepada Ezechiel karena memukul pemain lawan dalam laga kontra Barito Putera pada 22 Juli lalu.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar berbicara kepada awak media di Graha Persib, Kota Bandung, Jumat (3/8/2018). (Ferdyan Adhy Nugraha)
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar berbicara kepada awak media di Graha Persib, Kota Bandung, Jumat (3/8/2018). (Ferdyan Adhy Nugraha) (Tribun Jabar)

Tak hanya itu top scorer sementara Liga 1 2018 ini harus membayar denda sebesar Rp 20 juta.

Pak Haji mempertanyakan uang denda yang dikeluarkan klub kepada Komdis PSSI.

Ia tak segan menyebut uang yang dibayarkan kepada Komdis PSSI tak jelas dan transparan kemana larinya.

"Saya mempertanyakan denda itu, ke mana uangnya. Harus ada yang audit, harus ada pengawasan," tegas Umuh.

Begitu pula dengan wasit, Umuh mengatakan janji PSSI mereformasi kinerja wasit belum terlihat hasilnya.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help