Diprediksi Mundur dari Jadwal Semula, LRT Akan Diujioperasikan Mulai 15 Agustus 2018

Wilman menyatakan, diundurnya jadwal pengoperasian LRT Jakarta lantaran masih ada hal-hal yang perlu diselesaikan terutama soal koordinasi

Diprediksi Mundur dari Jadwal Semula, LRT Akan Diujioperasikan Mulai 15 Agustus 2018
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Uji dinamis moda transportasi light rail transit (LRT) di Stasiun Kelapa Gading Boulevard Jakarta Utara, Minggu (15/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Pengoperasian moda transportasi light rail transit (LRT) yang semula dijadwalkan tanggal 10 Agustus 2018 diundur menjadi tanggal 15 Agustus 2018, itupun baru sebatas uji operasi.

Pernyataan itu dikeluarkan oleh Project Manager LRT Jakarta Corridor 1 Phase 1, Wilman Sidjabat.

Wilman menyatakan, diundurnya jadwal pengoperasian LRT Jakarta lantaran masih ada hal-hal yang perlu diselesaikan, terutama soal koordinasi dengan pemerintah.

"Ya itu kan cuma beda beberapa hari dan memang itu karena ada Sabtu-Minggu aja. Ada beberapa minor-minor yang perlu dilengkapi, lebih ke koordinasi dengan pemerintah," ujar Wilman saat dihubungi TribunJakarta.com, Selasa (7/8/2018).

Sebelum beroperasi, LRT perlu dinyatakan laik jalan oleh Kementerian Perhubungan. Menurut Wilman, proses sertifikasi itu sedang berjalan secara bertahap.

Wilman menyebut, sertifikat laik beroperasi bisa keluar tanggal 15 Agustus nanti, sesuai dengan jadwal uji operasi LRT.

Warga Korban Kebakaran Taman Kota Tak Mau Menempati Unit di Rusun Rawa Buaya

"Sertifikasi prosesnya sedang berjalan. Jadi sertifikasi bukan cuma satu, tapi bertahap. Untuk 15 (Agustus) ini kita uji coba operasi, jadi sebelum operasi full dilakukan pengujian dulu, pengujian untuk operasinya," kata Wilman.

Wilman menjelaskan, uji operasi akan dilakukan dengan selama satu bulan terhitung mulai dari 15 Agustus. Uji operasinya akan dilakukan secara terbatas dengan melibatkan sejumlah pihak melalui undangan-undangan terbatas.

"Kita uji operasi nanti, sistemnya terbatas. Terbatas itu artinya akan diundang dari pihak misalnya RT, RW, Kelurahan, PNS atau kampus atau sekolah. Tapi terkait nanti daftar undangannya pun kami juga koordinasinya dengan Pemprov DKI Jakarta," jelas Wilman.

Halaman
123
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help