Ini Alasan Film Winnie The Pooh Tak Diizinkan Tayang di Tiongkok

Lembaga sensor di Tiongkok melarang rilis Christopher Robin, sebuah film baru tentang Winnie The Pooh.

Ini Alasan Film Winnie The Pooh Tak Diizinkan Tayang di Tiongkok
Nerdist
Ilustrasi Winnie The Pooh. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Lembaga sensor di Tiongkok melarang rilis Christopher Robin, sebuah film baru tentang Winnie The Pooh.

Seperti yang diberitakan Guardian pada 7 Agustus 2018, alasan pelarangan terhadap film itu ada hubungannya dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping.

Sebelumnya, beredar meme yang menyamakan karakter Pooh dengan Presiden Xi.

Meme itu beredar luas dan menjadi salah satu cara orang-orang di seluruh Tiongkok untuk mengejek presiden mereka.

Namun, guyonan itu tentu menjadi tidak lucu bagi pemerintah.

Kemunculan meme itu bermula ketika Xi Jinping mengunjungi Amerika Serikat pada 2013.

Dalam sebuah foto, tampak Xi Jinping tengah berjalan bersama Barack Obama yang kala itu menjabat sebagai presiden Amerika Serikat.

Presiden Xi Jinping disamakan dengan karakter Winnie The Pooh saat bertemu Barack Obama
 

Potret itu lantas disandingkan dengan gambar Pooh yang juga sedang berjalan dengan rekannya, Tiger.

Tak sampai di situ, Xi kembali disandingkan dengan karakter fiksi beruang pada 2014.

Saat itu dirinya tengah adakan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe yang disamakan dengan karakter keledai bernama Eeyore.

Presiden Xi Jinping saat bertemu Perdana Menteri Jepang
 

Ketika meme itu menyebar luas di dunia maya, lembaga sensor di Tiongkok mulai menghapus gambar yang mengejek Xi Jinping.

Bahkan, situs web stasiun televisi Amerika Serikat HBO diblokir setelah komedian John Oliver berulang kali mengolok-olok sensitivitas kepresidenan Tiongkok atas perbandingan sosoknya dengan Pooh.

Terlepas dari itu, ada kemungkinan alasan lain mengapa Tiongkok menolak penayangan film Christopher Robin.

Masih dari Guardian, Tiongkok biasanya hanya mengizinkan 34 film asing untuk dirilis di bioskop setiap tahunnya.

Christopher Robin dikatakan film Disney kedua yang ditolak rilis tahun ini, setelah A Wrinkle in Time.(*)

Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help