Jumlah Petugas Kebersihan di Kota Bekasi Belum Ideal

Jumlah petugas kebersihan di Kota Bekasi belum bisa dikatakan ideal. Sebab, dengan total 12 Kecamatan, Kota Bekasi hanya memiliki 1.600 orang petugas.

Jumlah Petugas Kebersihan di Kota Bekasi Belum Ideal
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Petugas kebersihan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Jumlah petugas kebersihan di Kota Bekasi belum bisa dikatakan ideal. Sebab, dengan total 12 Kecamatan, Kota Bekasi hanya memiliki 1.600 orang petugas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi mengatakan, idealnya Kota Bekasi memiliki 4.000 petugas kebersihan.

"Idealnya si 4.000 petugas, tapi emang kita menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia," kata Luthfi, Selasa (6/8/2018).

Untuk itu, pihaknya sejauh ini belum bisa melakukan penambahan petugas kebersihan. Namun dengan jumlah petugas kebersihan yang tersedia pihak terus memaksimalkan kinerja untuk menjaga kebersihan di Kota Bekasi.

"Tentunya kita maksimalkan kinerja petugas kebersihan yang ada dengan pembangunan tiga shift, pagi pukul lima hingga jam satu siang, dilanjut shift dua hingga Magrib, kemudian shift tiga hingga pukul 10 malam," jelas dia.

Petugas kebersihan itu di beberapa titik, terutama di jalan-jalan protokol. Patroli petugas juga terus dimaksimalkan.

"Jalur-jalur protokol itu kita utamakan, patroli petugas kebersihan juga terus mobile untuk jalan lingkungan," kata dia

Selain itu, pihaknya juga memaksimalkan petugas di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Lingkungan Hidup di tiap-tiap kecamatan untuk menjaga kebersihan di jalan-jalan lingkungan.

"Untuk petugas di Kecamatan setiap kecamatan ada sekitar 130 hingga 200 petugas, mereka fokus menyisir dan menjaga kebersihan di jalan-jalan lingkungan," ucap Luthfi

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut membantu menjaga lingkungan. Mininal kata dia tidak membuang sampah sembarang.

"Kerja bakti juga itu sangat kita harapkan betuk inisiatif dari warga, Kita juga siap fasilitasi jika perlu bantuan alat atau semacamnya," jelas Luthfi.

Penulis: Yulis Tribun Jakarta
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help