Musim Haji 2018, Harga Air Zam-zam Capai Rp 600 Ribu per 5 Liter di Thamrin city

Menurutnya, kenaikan harga tersebut terjadi karena banyaknya permintaan dari konsumen danketerbatasan pengiriman dari negara pengimpor sendiri.

Musim Haji 2018, Harga Air Zam-zam Capai Rp 600 Ribu per 5 Liter di Thamrin city
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Tanty salah seorang penjual oleh - oleh haji di lantai 3A Thamrin City , Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Musim haji 2018, toko perlengkapan oleh-oleh haji di Thamrin City Jakarta mengalami kenaikan harga.

Khususnya pada penjualan air zam - zam.

Penjual oleh-oleh haji di lantai 3A Thamrin City Tanty mengatakan kenaikan harga untuk air zam-zam untuk musim haji tahun ini mencapai Rp 550 ribu-Rp 600 ribu per lima liternya.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut terjadi karena banyaknya permintaan dari konsumen danketerbatasan pengiriman dari negara pengimpor sendiri.

"Iya kalau jamaah kan dari sana dibatasi bawanya, jadi kurangnya ya mereka beli disini, nah harganya kalau sebelum puasa sih cuma Rp 350 ribu-RP 400 ribu untuk lima liter sekarang lagi naik, gak bisa kalau jual segitu," ujar Tanty saat ditemui TribunJakarta.com, Senin (6/8/2018).

Mengintip Harga Oleh-Oleh Haji di Thamrin City, Dari Harga Ribuan Hingga Jutaan, Penasaran?

Pedagang Oleh-oleh Haji di Thamrin City Tambah Persediaan Empat Kali Lipat

Mengantisipasi banyaknya permintaan pembeli, Tanty telah menyiapkan pasokan air zam-zam sejak lama.

Begitu pula untuk pasokan barang lainnya seperti kurma, sajadah dan lainnya yang juga merupakan barang impor.

Namun kenaikan pada harga oleh-oleh selain air zam-zam tak terlalu signifikan.

Selain pusat perbelanjaan fashion, Thamrin City juga dikenal sebagai pusat perlengkapan oleh -oleh haji yang ada dilantai 3A.

Bahkan menjelang kepulangan jemaah haji tahun ini, Tanty mengatakan bahwa omsetnya naik sebesar 4 kali lipat.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help