Terkuak 17 Unit Apartemen Kalibata City Disewakan Praktik Prostitusi, Begini Faktanya

Polisi membongkar kasus prostitusi anak di bawah umur di apartemen Kalibata City.

Terkuak 17 Unit Apartemen Kalibata City Disewakan Praktik Prostitusi, Begini Faktanya
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
ILUSTRASI - Empat mucikari yang beroperasi di apartemen Kalibata City Jakarta Selatan diringkus Polda Metro Jaya (29/3/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Polisi membongkar kasus prostitusi anak di bawah umur di apartemen Kalibata City.

Dua dari tiga orang mucikari ternyata diduga merupakan agen apartemen Kalibata City. Mereka berinisial TM dan RMV.

Tidak tanggung-tanggung,kedua tersangka memasarkan 17 unit apartemen untuk digunakan praktik esek-esek.

"Yang saat ini secara fakta yang sudah kami temukan, di Apartemen dari 17 unit yang mereka pasarkan, digunakan untuk praktik prostitusi ini," ujar Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary, di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

17 unit apartemen ini tersebar di lima tower Apartemen Kalibata City.

"Dari 18 tower di Kalibata City, kegiatan prostitusi anak dan dewasa di ada lima tower. 5 per 18 tower, hampir sepertiga (kawasan apartemen Kalibata City) diduga digunakan praktik prostitusi," urainya.

Menurutnya, kedua terduga mucikari menyediakan fasilitas bagi para pelanggan pria hidung belang.

Sementara satu muncikari lainnya, SBR hanya berperan melakukan komunikasi terhadap calon pelanggan.

Pemilik apartemen dalam hal ini menyewakan unitnya secara bulanan dan tahunan. Namun kedua agen marketing tersebut disewakan harian dan diperuntukan untuk bisnis prostitusi.

"Karena pemilik apartemen menitipkan apartemennya untuk disewakan secara bulanan dan tahunan. Tapi pada kenyataanya disewakan secara harian oleh kedua tersangka baik kepada pekerja komersial maupun para pelanggan yang ingin menikmati jasa ini," kaya Ade.

Halaman
123
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help