Piala Indonesia 2018

Beda dari Mario Gomez, Manajemen Persib Bandung Tegaskan Skuatnya Tetap Main di Piala Indonesia 2018

Pelatih Persib Bandung Mario Gomez sempat mengatakan timnya tak bermasalah jika tak bermain di Piala Indonesia 2018. Namun manajemen berkata lain.

Beda dari Mario Gomez, Manajemen Persib Bandung Tegaskan Skuatnya Tetap Main di Piala Indonesia 2018
Liga Indonesia
Dua pemain Persib Bandung, Jonathan Bauman dan Patrich Wanggai (biru) menerobos pertahanan Sriwijaya FC dalam laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sikap Manajemen Persib Bandung dengan Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, berseberangan perihal keputusan Persib bermain di Piala Indonesia.

Direktur Keuangan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono, memastikan Maung Bandung tetap bermain di Piala Indonesia, melawan PSKC, 15 Agustus 2018.

Pernyataan Teddy Tjahyono bertolak belakang dengan ucapan Pelatih Roberto Carlos Mario Gomez, yang menolak bermain di Piala Indonesia dengan alasan tim sudah harus diliburkan setelah pertandingan melawan Mitra Kukar.

"Ya, artinya kalaupun kami memohon penjadwalan ulang kami sudah lakukan dengan segala alasan. Kemudian, sudah dijawab tetap tak bisa (dijadwal ulang)," ujar Teddy Tjahyono di Graha Persib, Kota Bandung, Rabu (9/8/2018).

Solusinya, kata Teddy Tjahyono, kemungkinan pada laga nanti Maung Bandung akan memainkan pemain muda.

Sebab, ucapnya, dalam regulasinya jelas bahwa pemain yang bisa bermain di Piala Indonesia adalah pemain yang terdaftar di Liga 1, 2 dan 3.

"Piala Indonesia sampai kemarin pagi itu, sudah dikumpulin 16 pemain (lokal) untuk main di Piala Indonesia. Kita pasti support apapun yang dilakukan oleh federasi, karena aturannya sangat jelas. Kalaupun kita tidak mengikuti, ada konsekuensinya. Hukumannya apa, semuanya jelas. Tidak bisa tiba-tiba diusulkan tim U-19, itu tidak boleh, aturannya jelas kok," katanya.

Menurut Teddy Tjahyono, manajemen selalu mendukung dan tunduk pada keputusan yang dikeluarkan PSSI.

Jika tetap pada keputusan Mario Gomez yang menolak bertanding, Persib Bandung akan menerima konsekuensi dari PSSI.

"Kami juga sudah komunikasi ke Gomez, bahwa ini kompetisi yang diakui PSSI dan diadakan PSSI, kami anggota PSSI tunduk ke PSSI. Jadi, kami harus taat aturan, bakal main sih," katanya.

Persib Bandung Boyong Duo Bawang Ladeni Mitra Kukar, 4 Pemain Ditinggal

Jelang Piala Indonesia 2018, Ini Beda Pandangan Antara Pelatih Persija Jakarta dengan Persib Bandung

Merasa Dirugikan, Mario Gomez Ingin PSSI Perlakukan Persib Bandung Seperti Persija Jakarta

Sebelumnya, Mario Gomez, mengatakan bahwa PSSI hanya melibatkan PSKC Cimahi dan tidak memberi tahu Persib Bandung saat memutuskan jadwal pertandingan. Namun, hal itu kembali dibantah Teddy Tjahyono.

"Saya tidak tahu apakah federasi melakukan komunikasi dengan PSKC, saya tidak tahu. Tapi memang kita terima surat tanggal 15, karena itu tanggal terakhir kalau tidak salah di babak 128 besar," ucapnya.

Teddy Tjahyono
Teddy Tjahyono (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Perihal target di Piala Indonesia, Teddy Tjahyono mengatakan manajemen menginginkan hasil terbaik. Sebab, juara Piala Indonesia akan mendapatkan satu tiket ke Piala AFC tahun depan.

"Pasti pengen yang paling maksimal, prioritas tetap Liga 1. Tergantung nanti jadwal dan lawan siapanya, karena juara Piala Indonesia akan main di AFC tahun depan. Itu yang saya dengar dari federasi," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Soal Keikutsertaan di Piala Indonesia, Manajemen Persib Bandung Berseberangan dengan Mario Gomez.

Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help