Dirayu Pengendara Motor hingga Dikejar Orang Gangguan Jiwa, Ini Pengalaman Sri Petugas PPSU

Selama menjadi petugas PPSU, Sri pernah memiliki sederet pengalaman menggelitik saat bertugas membersihkan jalan dan pemukiman.

Dirayu Pengendara Motor hingga Dikejar Orang Gangguan Jiwa, Ini Pengalaman Sri Petugas PPSU
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Sri petugas PPSU Kelurahan Pasar Minggu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Sejak subuh, Sri (47) dan anggota Petugas Pra Sarana dan Sarana Umum (PPSU) dari Kelurahan Pasar Minggu telah bergegas membersihkan permukiman sekitar.

Dengan bermodalkan sapu lidi, Sri mulai menyapu rimbunnya dedaunan, debu dan sampah di jalan raya.

"Sejak subuh saya sudah menyapu wilayah Pasar Minggu, kita setiap beberapa bulan sekali berpindah titik, dilakukan rotasi terus. Sekarang saya sedang menyapu trotoar di jalanan protokol," ujarnya kepada TribunJakarta.com, Kamis (9/8/2018) di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Selama menjadi petugas PPSU, Sri pernah memiliki sederet pengalaman menggelitik saat bertugas membersihkan jalan dan pemukiman.

"Saya pernah dikejar orang gila saat subuh. Pagi di sekitaran rumah gelap gulita. Tiba tiba saya dikejar orang yang memakai topi berbahan kardus tapi tanpa sehelai benang pun menyelimuti sekujur tubuhnya," ujar Sri seraya terkekeh.

Kendati demikian, warga di sekitar wilayahnya terbilang ramah.

"Saya merasa nyaman kerja disini karena warganya ramah ketika saya melintas. Mereka menyapa, menanyakan kabar dan lain lain. Atasan kami baik kalau mau izin mudah diberikan," lanjutnya.

Sebelum menjalani seorang petugas PPSU, Sri sebenarnya seorang ibu rumah tangga.

"Saya awalnya ibu rumah tangga selama 23 tahun, tapi semenjak berpisah dengan suami. Saya single parent yang harus menghidupi kedua anak saya,"tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help