Dua Penggawa Timnas Indonesia U-19 Jajal Sepatu Terbaru Nike PhantomVSN

Dua penggawa Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat Haji Haris dan Witan Sulaiman, turut menjajal sepatu terbaru Nike, PhantomVSN di Lapangan Pertamina.

Dua Penggawa Timnas Indonesia U-19 Jajal Sepatu Terbaru Nike PhantomVSN
Tribunnews.com/Abdul Majid
Sepatu Nike terbaru PhantomVSN saat diluncurkan di Lapangan Simprug, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Mantan pemain timnas Indonesia, Ponaryo Astaman dan Kurniawan Dwi Yulianto menjajalnya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dua penggawa Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat Haji Haris dan Witan Sulaiman, turut menjajal sepatu terbaru Nike, PhantomVSN di Lapangan Pertamina, Simprug, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018).

Selain Witan dan Nurhidayat, acara pengenalan sepatu bola yang digagas Fisik Football itu turut dihadiri oleh Ponaryo Astaman, Kurniawan Dwi Yulianto dan Bambang Bayu Saptaji, serta artis Ben Joshua, Riki Harun dan Vincent Ryan.

Program pengenalan sepatu ini agak berbeda dari biasanya, lantaran seluruh tamu undangan termasuk media harus mencobanya dengan melakukan latihan dasar yang diarahkan oleh Ponaryo dan Kurniawan.

Tak hanya itu, di akhir acara, sekitar 25 peserta yang hadir pun bermain game penuh yang tentunya dengan menggunakan sepatu Nike PhantomVSN.

 “Biasanya sih pakai Nike Tiempo tapi sepatu ini enak juga,” kata Nurhidayat.

Sementara itu, Kurniawan yang menjadi pelatih di acara ini juga mengatakan hal senada. Bahkan, Kurniawan pun turut merekomendasikan untuk pesepakbola mengenakan sepatu Nike Phatom VSN.

“Gue nyobain ternyata enak ya. Artinya untuk sprint enak, untuk impact ke bolanya juga enak, jadi recommended lah,” kata Kurniawan.

Desain sepatu dimulai dari sebuah sketsa, namun tidak ada hal yang tradisional dari PhantomVSN terbaru.

Untuk menciptakan sesuatu yang berbeda dan lebih baik, perancang Phil Woodman membayangkan sepatu ini mulai dari bagian dalamnya.

Hal ini menghasilkan sebuah konstruksi khas terbaru yang akan memulai debutnya di kategori sepak bola dengan PhantomVSN dan akan segera diadopsi pada sepatu Nike lainnya.

Quadfit bekerja dengan baik karena tidak memiliki tingkat meregang yang biasa ditemukan pada bahan tenun lainnya.

Teknologi seratnya menyesuaikan dengan kaki pemain dan memberikan sokongan ke segala arah. Hal tersebut berfungsi karena adanya orientasi serat kain yang unik dan juga pemisahan setiap serat; celah-celah tersebut mendistribusikan tenaga pada ukuran kaki serta mengantisipasi gesekan.

Hasilnya adalah kesesuaian yang luar biasa untuk banyak jenis struktur kaki yang unik.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved