Pedagang Ikan Mas Rugi Rp 73 Juta Karena Ban Truknya Pecah: Ikan Berserakan di Jalan

Hampir 2.000 ikan mas tersebar di seberang jalan dan mati lemas. Pedagang itu sedang dalam perjalanan dari Jiangxi ke kota Wenzhou.

Pedagang Ikan Mas Rugi Rp 73 Juta Karena Ban Truknya Pecah: Ikan Berserakan di Jalan
scmp
Pedagang ikan mas. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Nasib malang menimpa seorang pedagang China yang baru saja membeli ikan mas.

Pedagang ikan tersebut telah kehilangan seluruh muatan ikan mas senilai 35.000 yuan (Rp73 juta), setelah dia mengalami kecelakaan di jalan raya China Timur.

Dia kehilangan kendali setelah ban truknya meledak dan muatannya terguling ke aspal panas, media lokal melaporkan.

Rekaman CCTV menunjukkan truk dari pedagang dari Lishui, provinsi Zhejiang, China mengalami kecelakaan setelah supir gagal mengendalikan laju truk akibat ban pecah.

Ikan mas yang berjatuhan di aspal
Ikan mas yang berjatuhan di aspal (scmp)

Video yang ada di The Paper pada hari Selasa telah dibagikan secara online.

Hampir 2.000 ikan mas tersebar di seberang jalan dan mati lemas.

Pedagang itu sedang dalam perjalanan dari Jiangxi ke kota Wenzhou.

Diperkirakan ban tersebut meledak karena suhu permukaan aspal yang sangat panas.

Bagian daerah dari China telah dipengaruhi oleh gelombang panas yang berkepanjangan, termasuk Lishui.

Selama dua minggu terakhir, suhu siang hari telah mencapai hampir 40 derajat Celcius, menurut Accuweather.

Dalam video, pedagang yang tidak disebutkan namanya terlihat menjelaskan kepada petugas polisi setempat bahwa ia telah membeli 12.000 kg ikan mas dan menyetujui harga 9 yuan (Rp19 ribu) per kilogram.

"Mereka sudah mati di jalan tol, apa yang bisa saya lakukan," katanya.

Supir kemudian memanggil departemen penyelamatan jalan raya untuk membantu membersihkan ikan masnya dari jalan.

Berita ini telah tayang di Intisari dengan judul: Pedagang Ikan Rugi Rp73 Juta Setelah Ribuan Ikan Mas-nya 'Lenyap' Ketika Diangkut, Begini Kronologinya

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help