Jumlah Wisatawan Backpacker Tinggi, Jadi Alasan Hotel Kapsul Hadir di Bandara Soekarno-Hatta

"Pertimbangan kami memilih vendor ini karena sudah pengalaman kuat dengan hotel kapsul seperti di Thamrin Jakarta, Surabaya dan Makassar," ujar Wayan.

Jumlah Wisatawan Backpacker Tinggi, Jadi Alasan Hotel Kapsul Hadir di Bandara Soekarno-Hatta
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Hotel Kapsul di lantai 1 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan diresmikan pada 10 Agustus 2018 mendatang, Kamis (2/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG -Senior General Manager PT Angkasa Pura II, I Wayan Darma mengungkapkan asal muasal tercetusnya ide untuk menciptakan hotel kapsul di Bandara Soekarno-Hatta yang baru pertama kali ada di Indonesia.

Menurutnya munculnya ide membuat penginapan berkonsep minimalis berupa kapsul ini didasari oleh trend kekinian masyarakat saat dan kebutuhan layanan penginapan di dalam bandara.

"Hasil survei yang menyebutkan jika penginapan di bandara tidak perlu besar dan mewah juga menguatkan terealisasinya ide ini," ujar Wayan kepada TribunJakarta.com di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (9/8/2018).

Penampakan Hotel Kapsul di lantai 1 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan diresmikan pada 10 Agustus 2018 mendatang, Kamis (2/8/2018).
Penampakan Hotel Kapsul di lantai 1 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan diresmikan pada 10 Agustus 2018 mendatang, Kamis (2/8/2018). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

"Membludaknya backpacker dan pengguna jasa bandara lainnya yang menunggu penerbangan yang membutuhkan penginapan yang simpel tapi berada dalam Terminal juga menjadi dasar utama," sambung dia.

Ia menerangkan, konsep hotel kapsul ini sebelumnya belum ada di bandara di Indonesia dan Bandara Soekarno-Hatta ini adalah yang pertama menyediakan hotel kekinian itu.

Proses pembuatan dari sejak perencanaan pun, menurut Wayan, terhitung cepat.

"Enam bulan, terdiri dari tiga bulan perencanaan, tiga bulan persiapan. Tiga bulan pertama perencanaan, mencari informasi sebanyak-banyaknya hingga menemukan vendor yang cocok dan mau mengerjakan hotel ini," jelas Wayan.

Akhirnya, PTAngkasa Pura II menggandeng PT Krisna Graha Primatama untuk mengelola dan mengoperasikan hotel kapsul di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Sistem kerjasama yang disepakati bagi hasil dan AP II menyewakan ruang selama dua tahun.

"Pertimbangan kami memilih vendor ini karena sudah pengalaman kuat dengan hotel kapsul seperti di Thamrin Jakarta, Surabaya dan Makassar," ujar Wayan.

Penampakan hotel kapsul yang berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan diresmikan pada tanggal 10 Agustus 2018, Rabu (1/8/2018).
Penampakan hotel kapsul yang berada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang akan diresmikan pada tanggal 10 Agustus 2018, Rabu (1/8/2018). (Istimewa.)

PT Krisna Graha Primatama pun, menyiapkan fasilitas pendukung untuk membangun hotel kapsul tersebut yang semuanya didatangkan dari negeri sakura alias Jepang.

Sebelumnya, pada tahap awal ini, 120 unit kapsul yang sudah tersedia di lantai 1 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta tersebut berada di sebuah ruangan berukuran 300 meter.

Setiap kapsul berukuran 1,2 meter x 3 meter dilengkapi berbagai fasilitas yakni, televisi sekaligus siarannya, tempat tidur dan bantal selimut, dua USB Charging port, dengan harga Rp 250 ribu perenam jam dan Rp 375 ribu satu malam.

Rencananya, hotel kapsul ini dapat segera memanjakan pengguna jasa sebab akan diresmikan hari ini, Jumat (10/8/2018) sekira pukul 14.00 WIB.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help