Kiosnya Terbakar, Pemilik Toko Patung di Depok Tanyakan Brankas dan Nasib Anjing Peliharaan

Selain nasib brankas, Rini juga mempertanyakan keselamatan nasib anjing jenis persi miliknya yang baru saja melahirkan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Proses pencarian kunci brankas yang bersamaan dengan proses pendinginan api, Pancoran Mas, Depok, Jumat (10/8/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Hampir seluruh bangunan toko UD Sinar Terang di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Depok, Pancoran Mas ludes dilalap si jago merah.

Butuh waktu empat jam bagi 10 unit mobil pompa dan 40 personel Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok berhasil memadamkan api.

Rini, selaku pemilik toko yang berada di lokasi kejadian tampak pasrah menyaksikan bangunan dan barang dagangannya hangus.

Detik-detik Terakhir di Balai Kota, Sandiaga Uno Peluk Hingga Gandeng Tangan Kadishub DKI

Saat proses pendinginan sekira pukul 08.40 WIB ia mempertanyakan nasib brankas yang tidak sempat diselamatkan.

"Ini bagaimana ngambilnya? Pada ketimpa seng semua gini," tanya Rini kepada Kepala DPKP Depok Gandara Budiana di Pancoran Mas, Depok, Jumat (10/8/2018).

Mendapat pertanyaan, Gandara mengimbau Rini untuk bersabar karena asap masih mengepul dari bangunan yang ditaksir berusia 86 tahun.

Ia meminta Rini menunggu hingga proses pendinginan selesai agar proses pencarian kunci berikut brankasnya berjalan lancar.

Sekira pukul 09.04 WIB, Rini didampingi seorang pria yang mengetahui lokasi kunci brankas, Ketua RW 12 Abdul Khoir dan Ketua RT 02/RW 12 Kelurahan Depok Mulyadi.

Mereka menuju bagian tengah bangunan dengan mengenakan sepatu dan helm yang dipinjamkan personel DPKP Depok.

Sandiaga Mundur, Nur Asia Uno Mengaku Sedih Hingga Minta Suaminya Didoakan Agar Kuat

Namun upaya pencarian kunci selama setengah jam itu tak membuahkan hasil karena banyaknya tumpukan puing bangunan.

"Tadi nyari kunci brankas tapi enggak ketemu. Brankasnya sih aman, masih panas banget tadi. Sudah pakai sarung tangan saja tetap panas. Kalau isi brankasnya berapa saya juga enggak tahu," kata Mulyadi.

Selain nasib brankas, Rini juga mempertanyakan keselamatan nasib anjing jenis persi miliknya yang baru saja melahirkan.

Ia menuturkan anjing itu berada di bagian belakang kanan bangunan yang beberapa bagian temboknya dijebol personel DPKP Kota Depok sebagai akses masuk ke bagian tengah bangunan.

Prabowo Bersama Rombongan Sambangi Rumah SBY di Mega Kuningan

"Pak, tadi di sana ada anak guguk enggak?" tanya Rini kepada seorang personel DPKP Kota Depok seraya menunjuk bagian kanan bangunan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved