Pendaftaran Paslon Presiden dan Wakil Presiden Resmi Ditutup KPU

Arief mengatakan pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan dokumen dan dokumen tersebut akan disatukan dengan hasil pemeriksaan kesehatan

Pendaftaran Paslon Presiden dan Wakil Presiden Resmi Ditutup KPU
TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH
Ketua KPU Republik Indonesia Arief Budiman. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua KPU Arief Budiman, mengatakan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden telah selesai dilakukan dan dinyatakan ditutup.

"Iya, closed tidak ada pendaftaran," ujar Arief di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Dihari terakhir pendaftaran tercatat sudah ada dua pasang capres-cawapres yakni Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Arief mengatakan seluruh dokumen pendaftaran para kandidat capres-cawapres dinyatakan lengkap.

"Jadi kalau yang kita lakukan hari ini sebatas kelengkapan dokumen. Maka seluruh dokumen dinyatakan lengkap," ujar Arief.

Pesan Prabowo ke KPU: Harus Menjaga Keadilan, Kejujuran, dan Kebersihan dari Pemilu

Untuk tahapan selanjutnya, Arief mengatakan pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan dokumen dan dokumen tersebut akan disatukan dengan hasil pemeriksaan kesehatan.

"Nah berikutnya KPU bersama tim teknis pasangan calon akan melakukan proses pemeriksaan keabsahan dokumen. Kalau semua sudah terpenuhi, kita tinggal lengkapi hasil pemeriksaan kesehatan," tuturnya.

KPU telah memberikan jadwal pemeriksaan kesehatan kepada masing-masing kandidat.

Nantinya Jokowi- Ma'ruf akan melakukan pemeriksaan pada Minggu (12/8/2018) dan Prabowo- Sandiaga, Senin (13/8/2018).

"Masing-masing pasangan bakal calon juga sudah mengkonfirmasi jadwal pemeriksaan kesehatan. Pasangan Jokowi Ma'fud Minggu 12, kemudian Prabowo 13 hari Senin di RSPAD," ujar Arief.

Penulis: Yanuar Nurcholis Majid

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: KPU Tutup Pendaftaran Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help