Polisi Menduga Begal Geng Motor yang Melukai Tukang Sate di Berasal dari Luar Wilayah Bintara

"Kalau di Bintara itu biasanya aman, ini kemungkinan pelaku berasal dari luar Bintara," ungkap Parjana

Polisi Menduga Begal Geng Motor yang Melukai Tukang Sate di Berasal dari Luar Wilayah Bintara
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Ahmad Yusron penjual sate ayam yang jadi korban begal kelompok pemuda di Bintara, Bekasi Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Kepala Polsek Bekasi Kota Kompol Parjana mengatakan, begal yang melukai pedagang Sate di Jalan Bintara 17, Bekasi Barat merupakan geng motor dari luar wilayah Bintara.

"Dari luar Bintara kemungkinan pelaku penyerangan," kata Parjana, Jumat (10/8/2018).

Tiga Ibu-ibu Pendukung Prabowo Tak Kaget Sandiaga Uno Dipilih Sebagai Cawapres

Alasannya kata dia, pelaku biasanya menyisir ke wilayah lain, kecil kemungkinan anak-anak remaja di wilayah Bintara melakukan hal kejahatan di daerahnya sendiri.

"Kalau di Bintara itu biasanya aman, ini kemungkinan pelaku berasal dari luar Bintara," ungkap Parjana.

Sementara itu, pihaknya sejauh ini masih mencari terhadap para pelaku yang melukai seorang penjual Sate bernama Ahmad Yusron (19) dan merampas telepon genggam milik Saiful (18).

"Yang diambil kan handphone mudah-mudahan bisa kelacak, tim lapangan masih bergerak," kata dia.

Jokowi Dinilai Menggunakan Politik Identitas, Politik Agama dan Mengabaikan Nasib Bangsa

Sebelumnya Ahmad Yusron seorang penjual sate dan seorang rekannya bernama Saiful diserang sekelompok pemuda.

Awalnya Yusron dan Saiful tengah duduk-duduk di sebuah Warteg di Jalan Bintara 17, usai berjualan sate.

Ketik pukul 03.00 WIB, sekelompok pemuda menggunakan tiga sepeda motor datang menghampiri korban.

Dua orang yang dibonceng lalu mendekat dan mengancam korban agar menyerahkan telepon genggam.

Jokowi Pakai Baju Putih Bergambar Karikatur dan Tulisan Bersih, Merakyat, Kerja Nyata

Saiful yang merasa ketakutan langsung menyerahkan telepon genggam miliknya kepada pelaku, sedangkan Yusron berusaha melawan dengan cara melarikan diri.

Melihat korbannya lari, seorang pelaku menggunakan senjata tajam jenis celurit langsung menikam korban.

Yusron tumbang bersimbah darah, beruntung nyawanya masih selamat ia hanya mendapatkan perawatan 51 jahitan akibat luka sabetan celurit.

Aksi begal yang dilakukan geng motor itu terekam kamera CCTV milik Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Jalan Bintara 17, Kota Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help