Suka-duka Penjaga Makam di TPU Pondok Ranggon: Hanya Dibayar Jika Ahli Waris Datang

"Kalau lagi hari biasa jarang ada ahli waris yang dateng, kalau enggak ada yang datang ya saya pulang enggak bawa duit," kata Samis.

Suka-duka Penjaga Makam di TPU Pondok Ranggon: Hanya Dibayar Jika Ahli Waris Datang
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Seorang pekerja perawat makam terlihat membawa sebuah ember besar berisi air selokan yang digunakanya untuk menyiram rumput di area pemakaman yang ia jaga di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (11/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Samis sudah lima tahun bekerja sebagai pekerja perawat makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Pria asal Cirebon ini mengaku bekerja di Jakarta lantaran diajak oleh adiknya mengadu nasib di ibu kota.

Marah Potret Bersama Pacar Disebar ke Lambe Turah, Deddy Corbuzier Ciduk Pelaku dan Beri Peringatan

"Sebelumnya saya bekerja sebagai petani, kemudian lima tahun lalu diajak adik saya kerja begini, ya disyukuri saja," ucapnya kepada awak media, Sabtu (11/8/2018).

Saat ini, Sanusi mengurus 25 makam yang ada di TPU Pondok Ranggon.

Dari satu makam yang dititipkan kepadanya, ia mengaku memdapatkan upah sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu tiap kali sang ahli waris datang mengunjungi makam.

Tergila-gila, Seorang Mahasiswa Nekat Mengutarakan Cinta Pada Dosen Cantik Istri Tentara Ini

"Sekarang yang dititipkan ke saya ada 25 makam, kalau dibanding temen yang lain tergolong kecil sih ini, yang lain bisa 75 sampai 100 makam," ujarnya.

Selama lima tahun bekerja di TPU Pondok Ranggon ini, banyak pengalaman suka dan duka yang telah dilalui pria berusia 60 tahun ini.

"Kalau lagi hari biasa jarang ada ahli waris yang dateng, kalau enggak ada yang datang ya saya pulang enggak bawa duit," kata Samis.

Saat musim kemarau seperti saat ini pun, ia harus bekerja ekstra keras karena setiap harinya Samis harus menyiram rumput di 25 makam yang dititipkan kepadanya.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help