Markas Polres Tangerang Diselimuti Bendera Merah Putih Raksasa, Ini Maknanya Kata Kapolres

"Dalam hal lain, kita boleh berbeda pandangan, berbeda warna bendera. Tapi untuk bangsa, untuk Indonesia, hanya Merah-Putih yang harus berkibar,"

Markas Polres Tangerang Diselimuti Bendera Merah Putih Raksasa, Ini Maknanya Kata Kapolres
Istimewa
Bendera merah putih raksasa berukuran panjang 135 meter, lebar 13 meter, dan berat 500 kilogram yang menyelimuti Mapolres Kota Tangerang dalam rangka menyambut HUT Indonesia yang ke-73, Minggu (11/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Menyambut HUT ke-73 RI, markas Polres Kota Tangerang diselimuti bentangan bendera Merah Putih raksasa.

Bendera merah putih panjang 135 meter, lebar 13 meter, dan berat sekira 500 kilogram itu menutupi seluruh sisi gedung Polres Kota Tangerang di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pemasangan bendera Merah-Putih berukuran raksasa itu tidak dimaksudkan untuk menyabet rekor tertentu.

Pasalnya, pemasangan bendera yang mengelilingi gedung, untuk membangkitkan jiwa nasionalisme seluruh elemen masyarakat

"Dari kejauhan sudah nampak gedung tertutup Merah-Putih. Dengan begitu, kami berharap, rasa mencintai Tanah Air akan tergugah dan sekaligus mengingatkan bahwa kita akan menyambut hari kemerdekaan," ujar Sabilul, Minggu (12/8/2018).

Bendera merah putih raksasa itu, ujarnya, akan dibentangkan selama bulan Agustus 2018.

Sebab bulan Agustus ada banyak peristiwa bersejarah yang patut dikenang dan diteladani oleh generasi saat ini dan sebagai identitas negara.

"Dalam hal lain, kita boleh berbeda pandangan, berbeda warna bendera. Tapi untuk bangsa, untuk Indonesia, hanya Merah-Putih yang harus berkibar," kata dia.

Pemasangan bendera yang mengelilingi Mapolres Kota Tangerang, jelas Sabilul, menandakan bahwa institusi Kepolisian merupakan garda terdepan membela kepentingan bangsa.

Menurutnya, tugas utama polisi terutama adalah menjaga keutuhan NKRI.

"Bendera yang mengelilingi gedung dapat dimaknai bahwa hati dan jiwa kita harus terbungkus Merah-Putih. Mengisi kemerdekaan dengan mengutamakan kepentingan nasional," tutur Sabilul.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved