Dua Tahun Rusak, Pemkot Depok Tak Kunjung Perbaiki Tanggul Kali Baru

"Ini rusaknya sudah dua tahun lebih. Dua tahun lalu memang pernah ada perbaikan, tapi itu di dasar Kali Baru. Jadi bagian bawahnya seperti ditambahin

Dua Tahun Rusak, Pemkot Depok Tak Kunjung Perbaiki Tanggul Kali Baru
TribunJakarta/Bima Putra
Kondisi Kali Baru yang mengering dan penuh dengan tumpukan sampah, Cimanggis, Depok, Selasa (21/8/2018)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - Tanggul Kali Baru di Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok dibiarkan rusak selama dua tahun hingga membahayakan warga RT 01/RW 01.

Ketua RT 01/RW 01 Ujang mengatakan tanggul yang hampir roboh itu tak tersentuh perbaikan Kali Baru yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok.

"Ini rusaknya sudah dua tahun lebih. Dua tahun lalu memang pernah ada perbaikan, tapi itu di dasar Kali Baru. Jadi bagian bawahnya seperti ditambahin semen gitu, tapi bagian tanggul justru enggak diperbaiki," kata Ujang di Cimanggis, Depok, Selasa (21/8/2018).

Kondisi tanggul Kali Baru kian membahayakan saat Depok diguyur hujan deras dan mendapat kiriman air dari Bogor.

Saat itu ketinggian air yang mencapai lebih dari lutut orang dewasa membuat tanah di sekitar tanggul longsor.

Hal ini terjadi terus menerus hingga membuat warga khawatir tanggul dengan tinggi sekira dua meter itu roboh.

Jualan Dari Pukul 04.00 WIB Cuma Laku 300 ikat, Pedagang Ketupat: Sisanya Akan Dibuang

Fahri Minta Pemerintah Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional, Gubernur NTB: Status Tidak Penting

Menang Dua Set Langsung, Marcus/Kevin Nilai Lawannya Grogi

"Tanah yang di sekitar tanggul itu sering longsor ke bawah, apalagi kalau hujan deras atau dapat kiriman air dari Bogor. Itu kan air jadi tinggi, nah pas itu bahaya. Kalau banjir sih enggak, tapi warga takutnya tanggul longsor," ujarnya.

Ujang, Rohanah (52), warga RT 01/RW 01 menilai perbaikan yang dilakukan sekira dua tahun lalu dinilai tergesa-gesa.

Pasalnya, pihak kontraktor tampak menggelontorkan semen saat volume air Kali Baru masih normal, yakni sekira tinggi lutut orang dewasa.

"Waktu perbaikan memang pas tahun baru, mungkin karena itu kontraktornya jadi buru-buru mengerjakannya. Jadi mereka seperti nurunin semennya pas air lagi normal. Makannya bagian dasar kali itu tingginya enggak sama," tuturnya.

Selain tak kunjung mendapat perbaikan, Rohanah menyebut tumpukan sampah yang menimbulkan bau dan menjadi sarang nyamuk dibiarkan terbengkalai.

Hampir dua bulan tumpukan sampah itu bercokol di dasar kali selama hampir dua bulan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok.

Pantauan TribunJakarta.com, ketinggian dasar Kali Baru yang disebut Rohanah berbeda tampak di bagian bawah jembatan Jalan Raya Duta Pelni, Cimanggis.

Bagian kanan dasar tampak lebih tinggi sekira beberapa sentimeter sehingga membuat sisi kanan tak tersentuh aliran air dan mengering.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved