Pilpres 2019

Jokowi-Maruf Amin Unggul di Survei LSI, Maruarar: Tak Boleh Jumawa dan Tetap Rendah Hati

Waktu yang tersisa hingga delapan bulan kedepan masih dapat mempengaruhi suara pemilih.

Jokowi-Maruf Amin Unggul di Survei LSI, Maruarar: Tak Boleh Jumawa dan Tetap Rendah Hati
Biro Setpres
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei yang menempatkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin jauh mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga.  

Hasil survei itu, menematkan Jokowi-Ma'ruf 52,2 persen.

Sedangkan Prabowo-Sandi 29,5 persen dan Rahasia/belum memutuskan 18,3 persen.

Menanggapi hasil survei itu, pendukung setia Jokowi Maruarar Sirait meminta tim kampanye dan relawan jangan jumawa dengan hasil survei tersebut.

Sebab, Pilpres baru akan digelar pada April 2019 mendatang.

"Tentu menyambut gembira hasil survey itu. Meski pasangan Jokowi-Ma’ruf tertinggi tentu tidak boleh jumawa. Harus tetap rendah hati. Tim dan pendukung tidak boleh lengah ya,” ujar Maruarar ketika dimintai wartawan tanggapannya terkait hasil survey LSI yang di release hari ini, Selasa (21/8/2018).

Ara sapaan akrab Maruarar mengingatkan seluruh tim kampanye, relawan, pendukung, simpatisan dan masyarakat lainnya untuk terus kerja keras untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

Hasil survei itu membuktikan bahwa kerja nyata pemerintahan Jokowi itu sudah bisa dirasakan oleh masyarakat mulai dari Sabang sampai Merauke.

Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) itu mengatakan, waktu yang tersisa hingga delapan bulan kedepan masih dapat mempengaruhi suara pemilih.

Karena itu, tim pemenangan dan pendukung Jokowi harus terus bekerja hingga hari pemilihan nanti.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved