Penggunaan PLTS Mulai Tahun Depan, Konsentrasi ke Indonesia Timur

Menurutnya, pada tahun depan ditargetkan secara bertahap semua rumah tangga akan memasang PLT Surya dirumah terutama Indonesia bagian timur.

Penggunaan PLTS Mulai Tahun Depan, Konsentrasi ke Indonesia Timur
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional RI, Bambang Brodjonegoro saat ditemui di Universitas Multimedia Nusantara dalam acara Green Building & Energy Management Seminar, Selasa (28/8/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, CURUG - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencanangkan secara bertahap penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada tahun 2019.

Hal itu ditujukan untuk penghematan penggunaan energi listrik dalam jangka panjang.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana mengatakan, pihaknya tengah meracik Peraturan Menteri terkait perencanaan PLTS

Menurutnya, pada tahun depan ditargetkan secara bertahap semua rumah tangga akan memasang PLT Surya dirumah terutama Indonesia bagian timur.

"Untuk pelaksanaan PLTS ini akan kita godok, dengan melakukan impor ekspor bersama pihak PLN. Nantinya, Indonesia Timur menjadi sasaran utama kita dimana disana memang minim listrik. Mulai tahun depan," ujar Rida di seminar seminar Green Building & Energy Management oleh UMN, Selasa (28/8/2018).

Dikesempatan yang sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan, dengan pemasangan tenaga surya dapat memangkas penggunaan tenaga listrik.

Dukung Jojo Raih Emas, Mereka Rela Kepanasan Hingga Duduk di Tanah Nonton Final dari Layar Lebar

Warga Tolak Eksekusi Lahan Milik UIN Jakarta karena Pegang Dokumen Hibah dari Yayasan

Viral Oknum Polisi Berpose di atas Bangkai Hiu Tutul, Polda DIY Angkat Bicara

"Energi listrik penggunaannya dapat ditekan. Terkait pemakaian tenaga surya pun kami harap, bisa di implementasikan pada malam hari yang dimana, malam hari merupakan puncak beban energi listrik," papar Bambang.

Ia melanjutkan, penerapan panel surya di atas atap rumah dapat meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT).

"Yang pasti, ini harus dilakukan dulu agar pada 2030 mendatang seluruh goals yang ada pada green energy dapat betul terserap," tutur Bambang

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved