Identitas Tak Jelas, Pria Bermasker Tak Dikenal Kejang Hingga Tewas, Saksi: Seperti Epilepsi

"Dia hanya teriak saja, lari sempoyongan kemudian jatuh. Enggak jelas. Akhirnya karyawan yang laki-laki menghampirinya," ungkapnya

Identitas Tak Jelas, Pria Bermasker Tak Dikenal Kejang Hingga Tewas, Saksi: Seperti Epilepsi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Saat hendak bekerja sore hari di sebuah restoran, Nur Halimah melihat seorang pria mengenakan masker bertingkah aneh.

Ia melihatnya tepat di seberang restoran dimana Nur Halimah bekerja.

"Saya melihatnya saat giliran jam kerja sore. Seorang pria itu bermasker dan kejang-kejang. Gelagatnya seperti epilepsi ," ungkapnya kepada TribunJakarta.com, Jumat (31/8/2018) di lokasi, Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

Rekan-rekan kerjanya hanya menatap tingkah laku pria itu yang mondar mandir tak jelas arah tujuannya.

Ia hanya berteriak kemudian terjatuh beberapa kali lalu bangkit kembali.

"Dia hanya teriak saja, lari sempoyongan kemudian jatuh. Enggak jelas. Akhirnya karyawan yang laki-laki menghampirinya," ungkapnya.

Saat dihampiri pria itu pun sempat kejang kejang hingga diam tergeletak saat sesudah waktu Isya.

"Sekira selepas Isya petugas PPSU dan Polisi berdatangan. Polisi memeriksa bahwa si korban tak memiliki identitas yang jelas. Korban juga telah tak bernyawa. Nunggu ambulansnya juga lama," ungkapnya.

Mahasiswi Bunuh Bayinya: Berhubungan Intim Sejak SMA, Melahirkan di Ember, Boncengan Bawa Mayat

Sebelum Dibegal, Ayah Mahasiswi di Bandung Melihat Fotonya bersama Anaknya Jatuh

Penemuan Tulang Belulang di Kebun Sawit: Hilang Tiga Bulan, Dibunuh 2 Rekannya Karena Dendam Ini

Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com, kemacetan sempat mengular panjang bagi para pengendara yang melaju dari arah Pasar Minggu menuju Depok.

Lalu lintas tersendat sejak mulai Kampus IISIP Lenteng Agung hingga KFC La Terrace, Jagakarsa, Jakarta Selatan arah Depok.

Usai ambulans membawa mayat tersebut, kemacetan kembali terurari dan kembali lancar.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved