Berhasil Pikat Sineas Internasional, Semesta Wiro Sableng Dibuat dari 4 Novel dan Ciptakan Keunikan
Sehingga cerita ikonik dari ke-empat novel karya Bastian Tito tersebut tersampaikan menjadi tontonan kolosal yang segar.
TRIBUNJAKARTA.COM - Kisah Wiro Sableng, pendekar berkarakter dan ikonik karya Almarhum Bastian Tito ini telah terlahir kembali menjadi suguhan tontonan kolosal yang menarik dan segar.
Lewat tangan dingin produser serta penulis naskah Sheila (Lala) Timothy, cerita Wiro Sableng berhasil dikemas menjadi semesta yang autentik, menarik dan bercita rasa lokal.
"Tentunya berkat orang-orang hebat pula, seperti Tumpal Tampubolon dan Seno Gumira Ajidarma untuk menulis naskah, menjaga keorisinalitasan cerita dari 4 novel tersebut, menjadi semesta yang menarik," kata Lala Timothy yang juga selaku CEO Lifelike Pictures, saat berkunjung ke kantor Tribunnews Solo, Minggu (2/9/2018).
Tentu saja proses membuat serangkaian film base dari novel yang tergabung dalam semesta yang sama di masa kini tidak mudah, Lala dan tim membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk menciptakannya.
Dan berhasil menciptakan semesta cerita yang sangat Indonesia, unik, berkarakter, dengan setting waktu abad ke-16.
Namun, kerja kerasnya bersama tim terbayar sudah, ketika Fox International Production, yang merupakan anak perusahaan 20th Century Fox kepincut akan visi penggarapan film Wiro Sableng ini.
Lantas adanya hal tersebut, Lifelike Pictures resmi bekerja sama dengan Fox International Production pada pertengahan tahun 2017.
"Ini dorongan besar untuk kami dan tim dalam menggarap ini secara profesional, dan memaksimalkan potensi dalam negeri," ujarnya.
• Bagikan Potret dengan Shakira Aurum Kecil, Mantan Suami Denada Tuai Simpati
• Mimik Najwa Shihab Tegang dan Panik Saat Ditantang Kendarai Mobil Setelah 20 Tahun
Karena dari 997 orang yang terlibat dalam film ini, hanya ada satu orang dari China, yang merupakan tim dari Jackie Chan untuk menggarap film laga ini.
Proses kompleks dalam film Wiro Sableng, bersama sutradara handal Angga Dwimas Sasongko pun terus bergulir.
Sehingga cerita ikonik dari ke-empat novel karya Bastian Tito tersebut tersampaikan menjadi tontonan kolosal yang segar.
Dengan setting waktu dan lokasi antah berantah, kostum dan juga para cast yang ada, yang sudah bekerja keras, melawan tantangan yang bukan cuman akting tapi ada fisikalitas yang tinggi.
Dalam kunjungan tersebut juga hadir para pemain film Wiro Sableng, yakni Vino G Bastian sebagai Wiro Sableng, Sherina Munaf sebagai Anggini, Fariz Alfarizi sebagai Bujang Gila Tapak Sakti, Marsha Timothy sebagai Bidadari Angin Timur, dan Yusuf Mahardika sebagai Pangeran. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Semesta Cerita Wiro Sableng Berhasil Pikat Sineas Internasional