Pelajar Kota Bekasi Kumpulkan Dana Rp 150 juta untuk Bantu Korban Gempa Lombok
Acara yang bertujuan menggalang dana bantuan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu diikuti ribuan pelajar se-Kota Bekasi
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Pendidikan Kota Bekasi menggelar acara bertajuk Bekasi Menari.
Acara yang bertujuan menggalang dana bantuan untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu diikuti ribuan pelajar se-Kota Bekasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan, kegiatan Bekasi Menari sengaja dibuat agar anak-anak, khususnya pelajar Kota Bekasi terbentuk karakter sosial dan mau tergerak membantu saudara-saudara yang tertimpa bencana alam.
"Secara spontanitas kita sudah dapat mengumpulkan hampir kurang lebih 150 juta, dari anak-anak SD dan SMP," kata Ali, Senin (3/9/2018).
• Sederet Momen Viral di Closing Asian Games, Anies Cium Tempat Obor hingga Bendera China Berkibar
Acara yang diselenggarakan, di Lagoon Avenue Mall, Jalan KH Noer Ali, Pekayon, Bekasi Selatan itu selain untuk menumbuhkan karakter jiwa sosial anak, sekaligus mengenalkan budaya daerah yakni tari Dodogeran.
Dalam acara Bekasi Menari, sebanyak 4000 pelajar dan guru terlibat mendaftar, setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 25 ribu. Kegiatan tersebut disosialisasikan secara intensif di sekolah-sekolah.
Saat acara berlangsung, ribuan pelajar dan guru menari bersama dengan dipandu 20 orang instruktur tari.
"Acara ini juga bukan hanya diikuti pelajar taoi masyarakat umum yang ingin ikut serta juga banyak terlibat dan mendaftar," jelas dia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/bekasi-menari_20180903_191333.jpg)