Gandeng Perusahaan Jepang, UMN Luncurkan Laboratorium Artificial Intelligence

Kerjasama tersebut didasari pada upaya kedua pihak dalam mencetak data scientist siap pakai untuk kebutuhan industri kedepan.

Gandeng Perusahaan Jepang, UMN Luncurkan Laboratorium Artificial Intelligence
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Laboratorium ArtificaI Intelligence (AI) UMN yang baru diresmikan siang ini, Selasa (4/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Demi bisa bersaing di era teknologi dan digitalisasi, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), meluncurkan Laboratorium ArtificaI Intelligence (AI) UMN.

Hal itu didasari oleh perkembangan kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) bergerak semakin cepat dan tidak terelakkan.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Ninok Leksono menjelaskan bahwa peluncuran Lab AI UMN atas kerjasama UMN dengan PT. Renom Infrastruktur Indonesia (Rll).

Kerjasama tersebut didasari pada upaya kedua pihak dalam mencetak data scientist siap pakai untuk kebutuhan industri kedepan.

"Kami menyambut baik Rll untuk pendirian Lab yang bidangnya (Artificial Intelligence) sedang trending. Melihat kebutuhan industri ke depannya, tentu UMN tidak ingin ketinggalan kereta Kita harus cepat-cepat mencetak tenaga kerja yang kualifikasinya memenuhi sebagian data scientist, ahli big data, ahli Al. Kalau kita sudah punya mitra yang berbobot, nantinya mahasiswa sudah siap pakai, siap bekerja di bidang ini," kata Ninok saat meresmikan Lab AI di UMN, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/8/2018).

Menurut Ninok, sebelumnya profesi di bidang IT hanya dianggap sebagai tenaga support, Namun, saat ini bidang IT justru sangat prospektif untuk profesi-profesi di masa depan.

"Sebelumnya IT secara umum banyak dilihat sebagai tenaga support saja di industri. Sekarang tenaga IT memiliki keahlian cyber security, AI, data scientist, yang justru menjadi pilar di industri dan sangat prospektif untuk profeSi-profesi di masa depan. Mudah-mudahan dengan adanya Lab AI di UMN, membuat UMN selangkah lebih maju untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul di bidang AI," papar Ninok.

Pada kesempatan yang sama Direktur PT. Renom Infrastruktur Indonesia, Febrian menjelaskan bahwa pihaknya mewakili GRID Japan, membawa Artificial Intelligence Framework dari Jepang ke Indonesia bernama ReNom untuk mengembangkan dan memecahkan masalah infrastruktur Indonesia melalui teknologi terdepan.

"Kami membawa satu Artificial Intelligence Framework dari Jepang yang bernama ReNom ke lndonesia. Dibantu dengan tenaga ahli Data Scientist, kami berusaha membantu mengembangkan dan memecahkan masalah infrastruktur Indonesia melalui teknologi. terdepan. Untuk itu," jelas Febrian.

Menurutnya, kerjasama yang terjalin antara Rll dan UMN semakin mematangkan kebutuhan akan pembelajaran AI yang khusus dan terarah, karena kebutuhan pasar akan Data Scientist yang semakin meningkat dari hari ke hari.

"Tidak sembarang SDM. Kami akan mempersiapkan mahasiswa UMN untuk dilatih dalam teknologi kecerdasan buatan terdepan melalui kurikulum khusus inovatif yang tepat guna dan membangun skil mereka untuk menjadi tenaga ahli Data Scientist yang siap bekerja di industri teknologi terdepan. Mereka juga berkesempatan untuk belajar dan bekerja langsung di Jepang," kata Febrian.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved