Rupiah Melemah, Harga Barang Elektronik di Pasar Kramat Jati Naik

"Paling kelihatan naik itu AC, paling murah sebelumnya ada yang di bawah Rp 3 juta, sekarang punya uang segitu enggak dapet AC," ujarnya.

Rupiah Melemah, Harga Barang Elektronik di Pasar Kramat Jati Naik
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Salah satu elektronik yang ada di kawasan Kramat Jati, melemahnya nilai tukar rupiah berimbas pada kenaikan harga sejumlah barang elektronik sehingga omzet pedagang terus mengalami penurunan, Rabu (5/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika hingga sempat menembus angka Rp 15 ribu ternyata berimbas pada kenaikan harga sejumlah barang elektronik.

Seperti yang terjadi di beberapa toko elektronik yang ada di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

Andri (44), penjual barang elektronik menerangkan, rata-rata kenaikan harga berkisar sekira Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu.

"Sudah beberapa bulan terakhir ada kenaikan harga, dolar makin mahal, rata-rata naik Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, tergantung jenis barang elektroniknya apa," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com, Rabu (5/9/2018).

Ia menambahkan, AC menjadi barang elektronik yang mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan lainnya.

"Paling kelihatan naik itu AC, paling murah sebelumnya ada yang di bawah Rp 3 juta, sekarang punya uang segitu enggak dapet AC," ujarnya.

Sementara itu, Ilham (40), penjual barang elektronik lainnya mengungkapnya, melemahnya nilai tukar rupiah berakibat pada penurunan omzet pendapatannya.

Bahkan, penurunan omzet telah dirasakannya sejak tiga bulan terakhir.

"Pengaruh banget harga dollar naik, kulakan juga pada naik, jadinya kami terpaksa naikin harga, kalau apa-apa mahal ya daya beli masyarakat juga turun," kata Ilham.

Menurut Ilham, melemahnya nilai tukar rupiah ini sudah sangat mengkhawatirkan lantaran pendapatannya yang terus mengalami penurunan.

"Ini sudah sangat mengkhawatirkan sih, semakin hari semakin lemah, pendapatan saya juga makin anjlok," ucapnya.

Wajib Diperhatikan, Ini Takaran Asupan Gula yang Boleh Dikonsumsi Setiap Hari

Jelang Persija Vs Selangor FA: Target Marco Simic Hingga Peluang Bepe

Jelang Pertandingan Uji Coba, Pelatih Persija Waspadai 3 Pemain Bintang Selangor FA

"Siapa yang mau beli kalau barang elektronik semua mahal, pasti masyarakat pada nunggu harga pada turun," tambahnya.

Ia pun berharap, pemerintah dapat segera mengambil kebijakan jitu untuk mengatasi permasalahan melemahnya nilai tukar rupiah agar usahanya tak merugi.

Perlu diketahui, hingga sore ini nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika berada di angka Rp 14.943,55.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved