Risiko Kesehatan di Balik Minuman Berenergi

Menurut ahli gizi Harley Street, Rhiannon Lambert, minuman energi tak menawarkan kandungan gizi sama sekali.

Risiko Kesehatan di Balik Minuman Berenergi
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Selain kopi, minuman berenergi juga kerap menjadi pilihan banyak orang ketika mulai merasa letih, lesu atau pikiran tak bisa fokus.

Sayangnya, minuman ini ternyata memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Di Inggris misalnya, Perdana Menteri Theresa May melarang konsumsi minuman berenergi ini bagi para remaja.

Dengan adanya aturan ini, toko-toko akan dilarang untuk menjual minuman berenergi bagi mereka yang masih berusia di bawah 16 tahun.

Hal ini berkaca dari hasil penelitan yang membuktikan konsumsi minuman energi berlebihan memberi dampak buruk yang tinggi pada kesehatan, apalagi bagi anak-anak.

Menurut ahli gizi Harley Street, Rhiannon Lambert, minuman energi tak menawarkan kandungan gizi sama sekali.

Oleh karena itu, tidak ada gunanya anak-anak mengonsumsi minuman semacam itu.

"Jumlah kafein yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, mual, muntah dan kejang," ucapnya.

Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Health Sciences, konsumsi minuman berenergi yang berlebihan memberi efek negatif pada kesehatan.

Hindari 7 Makanan Ini Agar Tak Terkena Serangan Jantung, Ayam Goreng Hingga Kopi Campuran

Efek tersebut bisa berupa kecemasan, insomnia, gangguan gastronomi, sakit kepala, hiperaktif, dan diuresis.

Halaman
123
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help