Pilpres 2019

Sandiaga Ikuti Jejak Jokowi: Potong Rambut di Ko Tang, Minum Teh di Kedai Kopi Tak Kie

Sandiaga mengayuh sepeda dari rumahnya di wilayah Jakarta Selatan menuju Glodok, Jakarta Barat.

Sandiaga Ikuti Jejak Jokowi: Potong Rambut di Ko Tang, Minum Teh di Kedai Kopi Tak Kie
TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH
Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat memotomg ramnut di Pemangkas Rambut Kotang, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Libur Tahun Baru Islam dimanfaatkan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno untuk memangkas rambut dan menyeruput teh di Glodok,Tamansari, Jakarta Barat.

Sandiaga mengayuh sepeda dari rumahnya di Jakarta Selatan menuju Glodok, Jakarta Barat.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu mengaku tidak lelah mengayuh sepeda dari rumahnya untuk mendatangi kedai kopi Tak Kie.

Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menikmati kopi Tak Kie di Glodok, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2019) pagi.
Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menikmati kopi Tak Kie di Glodok, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2019) pagi. (TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH)

Ia disambut oleh Frans Tarius yang mengajaknya minum teh bareng di Kopi Tak Kie.

Selain teh, terlihat juga beberapa kue basah yang disediakan di meja tempat Sandi dan Frans duduk.

Sambil minum teh, beberapa warga Glodok yang juga sedang sarapan di Kopi Tak Kie menyempatkan diri untuk berfoto bersama Sandi.

Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menikmati kopi Tak Kie di Glodok, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2019) pagi.
Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menikmati kopi Tak Kie di Glodok, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2019) pagi. (TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH)

"Mas Sandi boleh minta foto bareng ya?" tanya seorang wanita.

Sandi pun segera mengiyakannya.

Selesai meminum teh, Sandi beranjak ke pemangkas rambut Ko Tang yang berada di sebelahnya untuk memotong rambut.

Sandiaga Pangkas Rambut

Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat memotomg ramnut di Pemangkas Rambut Kotang, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018).
Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno saat memotomg rambut di Pemangkas Rambut Kotang, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH)

Pantauan TribunJakarta.com, Sandi begitu menikmati ketika rambutnya sedang dipotong oleh Koh Picis.

Saking menikmatinya, Sandi terlihat beberapa kali memejamkan mata untuk tidur sejenak.

Kepada Koh Picis, Sandi mengaku sangat mengantuk saat sedang dipotong rambut.

"Ngantuk banget Pak, boleh tidur?" celetuk Sandiaga ke Koh Picis, Selasa (11/9/2018).

"Boleh," jawab Picis.

Sandi pun tak hanya sekedar memotong rambutnya, ia juga mendapatkan pelayanan berupa keramas rambut, sampai pembersihan telinga. 

Kedatangan Sandi ke Pemangkas Rambut Ko Tang merupakan kali keempatnya semenjak ia mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Saya ini keempat kali. Pertama kali dulunya waktu lagi nyalon di DKI dan diajak ke sini secara kebetulan dan cocok gitu," ujar Sandi.

Tarif Pangkas Rambut Ko Tang

Pemangkas rambut Ko Tang di kawasan Glodok, Jakarta Barat masih berdiri kokoh di usianya yang beranjak ke-82.

Ko Tang sendiri sudah berdiri sejak 1936.

Usia lanjut dan letaknya di suatu gang di kawasan Glodok tampaknya tak mengurangi ketenaran nama Ko Tang sebagai tempat pangkas rambut.

Terbukti, sejumlah tokoh hingga pejabat pun sudah pernah memotong rambutnya di Ko Tang.

Sebut saja seperti Presiden Joko Widodo, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, anggota DPR RI Charles Honoris, dan anggota DPRD DKI Jakarta Haji Lulung pernah menjajal pangkas rambut di Ko Tang.

Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat memotomg ramnut di Pemangkas Rambut Kotang, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018).
Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno saat memotomg ramnut di Pemangkas Rambut Kotang, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018). (TRIBUNJAKARTA.COM/NOVIAN ARDIANSYAH)

"Yang pertama Pak Jokowi pertama-pertama-tama, baru Djarot Saiful Hidayat," ujar Lili pegawai di Ko Tang, Selasa (11/9/2018).

Terbaru, ada Sandi Uno yang pagi tadi memotong rambutnya di Ko Tang.

"Sudah keempat kali sih Pak Sandi datang ke sini yang ketiga kali sama Pak Haji Lulung," kata Lili.

"Pertama yang dia mau jadi calon wagub terus kedua kali, ketiga kali sama Pak Haji Lulung, sekarang keempat kali," tambahnya.

Dipilihnya Ko Tang oleh sejumlah pejabat tampaknya karena namanya sudah melegenda.

Pelayanan tambahan di luar pangkas rambut kemungkinan menjadi daya tarik tersendiri sehingga membuat nyaman para pejabat hinggga ketagihan untuk memotong kembali di Ko Tang.

Dijelaskan Lili, Ko Tang memang tak hanya sekedar memotong rambut para pelanggannya.

Pelayanan ekstra seperti keramas, membersihkan muka, hingga membersihkan telinga menjadi nilai tambah yang diberikan Ko Tang.

"Paling dibersihin mukanya, telinganya. Juga dicuci muka dulu bersih, baru telinga. Keramas terus dipijat pundaknya kemudian dicuci muka pakai sabun sekalian dikeramasin," tutur Lili saat menjelaskan layanan yang sedang diberikan untuk Sandiaga Uno usai rambutnya dipangkas.

Lili menjelaskan, semua layanan yang dinikmati Sandi sudah satu paket.

Untuk harga yang ditawarkan per paketnya ternyata tidak murah.

Perlu merogoh kocek agak dalam jika Anda ingin menikmati pangkas rambut ala Sandi hingga Presiden Jokowi itu.

"Harga satu paket Rp 300 ribu," ucap Lili.

Namun begitu, lanjut Lili, Ko Tang memiliki layanan yang berbeda dibanding salon pangkas rambut pada umumnya, yang terletak pada layanan keramas.

"Setelah itu dikeramasin, dicuci. Tapi kalau dicuci di sini modelnya nunduk gitu gak kaya di salon gitu, kan kalau di salon kan tiduran," ujarnya.

Pemilik Kopi Tak Kie

Kedai Kopi Tak Kie
Kedai Kopi Tak Kie (TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah)

Pemilik kopi Tak Kie, Koh Latief menilai sifat Sandi memiliki makna yang sama dengan nama kedai kopi miliknya.

Latief mengatakan kedai kopi yang sudah ada sejak tahun 1927 itu merupakan peninggalan dari kakeknya.

Ia merupakan generasi ketiga yang menjadi penerus usaha kedai Kopi Tak Kie di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

Koh Latief generasi ketiga pemilik Kopi Tak Kie di Kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat.
Koh Latief generasi ketiga pemilik Kopi Tak Kie di Kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat. (TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah)

"Engkong saya bikin Tak Kie, Tak itu artinya orang yang bijak. Kaya Uno sama bijak, kalem, biasa apa adanya aja gitu," ujar Latief.

Sementara kata Kie, lanjut Latief, maknanya mudah diingat orang.

"Kalau Kie diinget orang, oh iya nih orangnya bijak nih polos jadi saya inget dia gitu," kata Latief.

Latief menambahkan, kedatangan Sandi di Kopi Tak Kie sendiri merupakan kali keempat.

Koh Latief generasi ketiga pemilik Kopi Tak Kie di Kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat.
Koh Latief generasi ketiga pemilik Kopi Tak Kie di Kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat. (TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah)

"Udah empat kali, yang ketiga kali baru cawagub, yang pertama belum," ujarnya.

Sandiaga Bicara Tren Bahasa Gaul Anak Jaksel yang Viral di Medsos

Polisi Akan Tindak Pelaku Pengrusakan Truk di Kalideres

Masuki Tahun Politik, Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Indonesia Berpelukan Teletubbies

Selain menyamakan makna arti Kopi Tak Kie ke Sandi, Latief turut menyamakannya untuk Presiden Joko Widodo yang juga pernah berkunjung ke sana.

"Pak Jokowi tiga kali tapi sebelum jadi Presiden. Pas jadi Presiden belum pernah, pas gubernur. Jokowi juga sama orangnya bijak juga, sama," tutur Latief. (TribunJakarta)

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved