Beroperasi 2019, Anies Baswedan Belum Pastikan Harga Tiket LRT

Kereta ringan Light Rail Transit (LRT) sedang melaksanakan tahap ujicoba operasi sejak tanggal 15 Agustus 2018 hingga 14 September 2018 mendatang.

Beroperasi 2019, Anies Baswedan Belum Pastikan Harga Tiket LRT
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur Anies Baswedan di Stasiun LRT Velodrome Rawamangun Jakarta Timur, Rabu, (12/9/2018). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kereta ringan Light Rail Transit (LRT) sedang melaksanakan tahap ujicoba operasi sejak tanggal 15 Agustus 2018 hingga 14 September 2018 mendatang.

Sebelum ujicoba berakhir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung ujicoba operasi terbatas tersebut dengan rute Velodrome, Rawamangun ke Kelapa Gading.

"Ada beberapa catatan, karena ini fase finalisasi yang nanti akan dituntaskan oleh pengelola LRT. Dari sini, fase berikutnya adalah pengintegrasian agar jalur LRT ini tidak berdiri sndirian tapi terintegrasi dengan moda transportasi yang lain," ujar Anies Baswedan di Stasiun Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur Rabu, (12/9/2018).

TribunJakarta.com merasakan, naik kereta LRT jauh berbeda dengan naik KRL.

Pasalnya tak hanya lajunya yang begitu halus.

Bahkan suaranya pun tak berisik.

Menurut Anies, kereta ringan LRT tersebut akan siap beroperasi di tahun 2019 mendatang.

"Kita berharap nanti bisa seluruh proses konstruksinya sesuai jadwal," katanya.

Kendati demikian, Anies belum memastikan berapa harga tiket yang akan dibandrol untuk naik kereta ringan itu.

Anies Baswedan Harap LRT Benahi Jarak Peron Agar Mudah Diakses Penyandang Disabilitas

Cari Tambahan Uang Jajan, Anak-Anak Kamal Muara Ngopek Kerang Hijau

Jelang Persib Bandung vs Arema FC, Bali United Justru Hadir Menekan Maung Bandung, Ada Apa?

Pasalnya, dia ingin agar pihak LRT lebih memastikan proses rekonstruksinya berjalan tuntas hingga 100 persen.

"Faktor safety yang paling utama. Kita ingin memastikan bahwa semua pengguna LRT bisa menggunakan (LRT) tanpa harus mendapatkan risiko apapun. Begitu juga dengan lingkungan sekitarnya. Jadi risikonya harus 0. Karena itu semua potensi risiko harus dimitigasi dan disiapkan langkah konkritnya," tutur Anies.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved