Sederet Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Berkendara, Kopi Hingga Cokelat

Tak hanya teman menonton bioskop, tacos dan kentang goreng juga merupakan camilan yang sering dimakan saat mengemudi.

Sederet Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Berkendara, Kopi Hingga Cokelat
Kompas.com
Ilustrasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Dikenal sebagai negara yang padat penduduk, macet sudah menjadi makanan sehari-hari kota besar di Indonesia.

Saking lamanya waktu yang dihabiskan di jalan, banyak pengendara yang bisa melakukan berbagai kegiatan dalam mobil.

Misalnya berdandan, main ponsel, hingga yang paling sering ditemui adalah makan.

National Highway Traffic Safety Administration dan Virginia Tech Transportation Institute melakukan penelitian tentang kecelakaan yang diakibatkan oleh kegiatan makan sambil mengemudi.

Hasilnya, 80% kejadian tabrakan yang terjadi di jalanan sering disebabkan perhatian yang teralihkan karena mengemudi sembari makan.

Kecelakaan tersebut disebabkan, orang yang makan sambil mengemudi tidak dapat melakukan gerak refleks saat berada di tikungan dan tidak bisa mengerem mendadak.

Banyak menjadi favorit karena rasanya yang lezat, deretan makanan ini sebaiknya tidak dimakan sambil mengemudi karena bisa menyebabkan kecelakaan.

1. Kopi

Kopi merupakan minuman yang sering diminum saat mengemudi, rasanya yang kuat dinilai efektif menghilangkan rasa kantuk dan meningkatkan konsentrasi saat menyetir.

Namun, hal ini justru sering menyebabkan kecelakaan terlebih jika kopi dalam kondisi panas lalu mendadak tumpah.

2. Sup panas

Memang tak lazim bagi orang Indonesia, namun di luar negeri sup panas menjadi makanan yang sering dikonsumsi sambil mengemudi.

Sup yang sering ditemui lebih umum berjenis krim sup, dan dimasukkan ke dalam termos kecil layaknya minuman.

Sama seperti kopi, sup krim tentunya disajikan dalam keadaan panas dan berisiko bila dimakan sambil mengemudi.

3. Tacos dan kentang goreng

Tak hanya teman menonton bioskop, tacos dan kentang goreng juga merupakan camilan yang sering dimakan saat mengemudi.

Camilan yang berupa keripik jagung dengan aneka topping ini umum dimakan di tengah perjalanan, lalu akan mengotori mobil karena remah yang tersebar.

Biasanya, kecelakaan sering terjadi karena pengemudi berusaha membersihkan remahan tersebut.

Tak hanya itu, karena tangan sibuk mengambil tacos dan kentang goreng yang jatuh maka akan membuat konsentrasi terganggu dan tidak bisa bergerak refleks jika tiba-tiba ada yang mengerem mendadak maupun ada tikungan.

4. Hot dogs, hamburger, donat isi

Beberapa jenis makanan tersebut selain lezat juga paling praktis dikonsumsi saat mengemudi.

Padahal, jenis makanan yang memiliki isian seperti burger berbahaya dimakan sambil menyetir karena pengemudi akan lebih fokus agar isisn makanan tidak tumpah.

Oleh karena itu, perhatian terhadap jalan sekitar menjadi berkurang dan bisa menyebabkan kecelakaan.

5. Chicken wings dan ayam goreng

Jenis makanan cepat saji yang satu ini juga termasuk ke dalam kategori makanan yang sering dikonsumsi saat mengemudi.

Namun, makanan ini juga sering menyebabkan kecelakaan karena membuat pengemudi hanya bisa mengemudi dengan satu tangan.

Sementara tangan yang satu memegangi ayam goreng yang cenderung lengket dan berminyak, yang akan membuat kecelakaan sangat mungkin terjadi.

6. Soda

Minuman yang satu ini juga sering dikonsumsi saat mengemudi.

Mengonsumsi soda juga dapat membuat tubuh kelebihan gas dan menyebabkan tidak nyaman.

Tak hanya itu, mengonsumsi soda juga dapat mengotori kabin mobil apabila minuman bersoda dibuka secara tiba-tiba.

7. Cokelat

Jenis makanan terakhir yang dianggap membahayakan apabila dikonsumsi saat mengemudi adalah cokelat.

Meskipun cokelat sangat nikmat dan dipercaya memperbaiki suasana hati yang buruk, nyatanya cokelat akan mudah meleleh karena terkena panas.

Inilah yang menyebabkan akan sulit makan cokelat saat mengemudi dan menyebabkan hilangnya konsentrasi pengemudi.

Artikel ini telah dimuat di Nakita.id dengan judul 7 Makanan Lezat Ini Jangan Dimakan Sambil Berkendara, Bisa Sebabkan Kecelakaan!

Editor: Sinta Agustina

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved