4 Pria Mengaku Perwakilan Ormas Ancam Obrak-abrik Ruko Jika Pemborong Tak Berikan Rp 5 Juta

Lukman menambahkan, atasannya sempat meminta keterangan tertulis terkait pungutan uang Rp 5 juta tersebut.

4 Pria Mengaku Perwakilan Ormas Ancam Obrak-abrik Ruko Jika Pemborong Tak Berikan Rp 5 Juta
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Lokasi ruko yang didatangi empat pria mengaku dari perwakilan ormas dan meminta uang sebesar Rp 5 juta kepada pemborong ruko, di Jalan Taman Galaxy Raya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Empat Pria mengaku perwakilan organisasi masyarakat (ormas) melakukan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 5 juta rupiah kepada pemborong renovasi salah satu ruko di Jalan Taman Galaxy Raya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Lukman Hakim, karyawan yang bekerja dengan pemborong tersebut mengatakan empat orang yang mengaku dari perwakilan ormas meminta uang dengan alasan yang tidak jelas.

Pada Selasa, (11/9/2018), empat orang mengaku dari ormas datang, meminta uang sebesar Rp 5 juta, namun sang pemborong tidak mengabulkan permintaan tersebut.

"Mereka minta Rp 5 juta buat lima ormas katanya, saya minta ke atasan saya, lalu atasan saya bilang dia tidak sanggup memberikan uang sebesar itu, akhirnya diberikan Rp 500 ribu," kata Lukman kepada, Jumat (14/9/2018).

Lukman menambahkan, atasannya sempat meminta keterangan tertulis terkait pungutan uang Rp 5 juta tersebut.

Namun salah satu dari mereka merasa kesal dan sempat menendang kaleng cat.

Bahkan mereka mengancam akan mengobrak-abrik ruko yang tengah direnovasi jika uang yang diminta tidak dipenuhi.

Lalu hari ini, Jumat (14/9), empat orang yang mengaku dari ormas itu datang kembali ke ruko tersebut untuk menagih uang sisa yang diminta.

"Tadi datang lagi mereka berempat juga orangnya sama, atasan saya enggak mau kasi uang lagi karena kemarin sudah dikasi Rp 500 ribu, tapi mereka tetep minta Rp 4,5 juta lagi," kata Lukman

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved