Cerita Saeful, Bekerja Jadi Perawat Lansia Bantu Warga Korea Hingga Naik Jet Pribadi ke Jerman

Saya diajak kerja merawat bapak mertua seorang direktur besar. Mertuanya orang Korea. Tapi sangat baik sama saya, tinggalnya di daerah Kelapa Gading

Cerita Saeful, Bekerja Jadi Perawat Lansia Bantu Warga Korea Hingga Naik Jet Pribadi ke Jerman
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Saeful (25), seorang perawat Lansia yang pernah pergi ke berbagai negara saat ditemui di RSUD Pasar Minggu, Kamis (13/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Menjadi perawat orang-orang lanjut usia (lansia), bukan niat awal Saeful (25) untuk bekerja.

Namun, kebutuhan ekonomi yang mendesak membuatnya mengambil pekerjaan yang ada di depan matanya.

Dari saudaranya, ia pun bekerja di Yayasan perawat lansia di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

"Awalnya saya enggak betah kok kerjanya begini ya, tapi lama kelamaan saya ikut karena saya butuh pemasukan. Saya harus hidupi orang tua dan adek adek saya," katanya kepada TribunJakarta di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (14/9/2018).

Tak lama bergabung di Yayasan itu, Saeful diajak kerja oleh orang asing asal Korea Selatan.

"Saya diajak kerja merawat bapak mertua seorang direktur besar. Mertuanya orang Korea. Tapi sangat baik sama saya, tinggalnya di daerah Kelapa Gading,"katanya.

Selama bekerja disana, Saeful mengaku diperlakukan sangat baik.

"Disana istri direktur itu bisa ngomong Indonesia. Saya juga diajarkan bagaimana merawat lansia dengan alat alat medis khusus," terangnya.

Namun beberapa bulan kemudian, lansia yang dirawat Saeful akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Halaman
12
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help