Pilpres 2019

Ditanya Apakah Ubah Pancasila Jadi Khilafah, Prabowo: Itu Geli, Saya Tertawa

"Ada juga bertanya, Prabowo ini mendukung dan akan mengubah Pancasila menjadi khilafah. Ya saya kira ini sesuatu yang geli, saya mentertawakan,"

Ditanya Apakah Ubah Pancasila Jadi Khilafah, Prabowo: Itu Geli, Saya Tertawa
Tribunnews.com/Herudin
Bacawapres Prabowo Subianto keluar dari gedung KPU Jakarta menyapa pendukungnya usai melakukan pendaftaran bersama Sandiaga Uno, Jumat (10/8/2018). Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno mendaftar ke KPU sebagai syarat pencalonan untuk mengikuti Pilpres 2019. 

TRIBUNJAKARTA.COM- Bakal calon Presiden Prabowo Subianto menjawab isu liar soal dirinya akan mengubah dasar negara Pancasila menjadi khilafah.

Mantan Danjen Koppasus ini menegaskan komitmennya untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara RI.

Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir soal isu dirinya akan mengubah Pancasila sebagai dasar negara.

Hal itu ia sampaikan seusai bersilaturahmi dengan keluarga presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, di Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).

"Ada juga bertanya, Prabowo ini mendukung dan akan mengubah Pancasila menjadi khilafah. Ya saya kira ini sesuatu yang geli, saya mentertawakan," kata Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto juga menyampaikan bahwa kekhawatiran itu muncul dari akar rumput. Meski begitu, ia memastikan bahwa sebagai seorang prajurit TNI telah disumpah untuk terus membela Tanah Air berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.+

Sandiaga Tidak Setuju Debat Pilpres Menggunakan Bahasa Inggris: Bahasa Kita Adalah Bahasa Indonesia3

Lesakkan 1 Gol Saat Hadapi Arema, Atep Ciptakan Sejarah di Antara Pemain Persib Bandung

Fadli Zon Tulis di Twitter: Gelorakan #2019GantiPresiden Hingga #2019tetapAntiPKI

"Jadi tidak mungkin saya keluar dari Pancasila. Yang saya inginkan adalah menegakkan Pancasila secara murni. Jadi bukan Pancasila sebagai mantra, tapi dijalankan," jelas Prabowo Subianto.

Ketua umum Partai Gerinda ini juga menegaskan bahwa paham khilafah merupakan propaganda picik yang bisa menyesatkan masyarakat.

"Masalah khilafah itu adalah menurut saya propaganda yang sebetulnya picik tapi berbahaya, karena rakyat bisa terpengaruh," ucap Prabowo Subianto. (Fransiskus Adhiyuda)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Prabowo: Khilafah Itu Propaganda Picik tapi Berbahaya

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help