Gara-gara Gaya Rambutnya Dianggap Berbahaya, Bocah Usia 6 Tahun Ini Dilarang ke Sekolah

Charlie diketahui kembali ke sekolah setelah liburan musim panas usai dengan gaya rambut mohawk.

Gara-gara Gaya Rambutnya Dianggap Berbahaya, Bocah Usia 6 Tahun Ini Dilarang ke Sekolah
(METRO.co.uk / MICHAEL SCOTT / CATERS NEWS)
Charlie Chafer (6), bocah pemilik rambut mohawk bersama ibunya, Kirstie Lea Day. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang siswa laki-laki, Charlie Chafer (6) dilarang hadir di sekolah karena gaya rambutnya dianggap berbahaya.

Melansir dari Metro.co.uk, Sekolah Dasar Drayton Park di Bletchley, Milton Keynes, telah melarang anak tersebut untuk hadir di sekolah sebelum dia mengubah gaya rambutnya.

Charlie diketahui kembali ke sekolah setelah liburan musim panas usai dengan gaya rambut mohawk.

Ibu Charlie, Kirstie-Lea Day (26) terkejut saat mengetahui dirinya dipanggil oleh pihak sekolah pada Jumat (7/9/2018), dan diberi tahu jika anaknya tidak diizinkan masuk kelas sebelum mengubah gaya rambutnya.

Pihak sekolah beralasan, gaya rambut mohawk seperti yang dipilih Charlie, dapat mencolek mata anak lain di sekolah.

Mendengar alasan tersebut, Kirstie-Lea merasa pihak sekolah telah bersikap tidak adil kepada anaknya.

"Ini hanya mohawk kecil dan rapi, tidak mempengaruhi pembelajarannya maupun siswa lainnya. Sungguh tidak adil bagi Charlie jika dia menjadi satu-satunya yang harus mencukur rambutnya," kata Kirstie-Lea.

Kirstie, ibu dari tiga anak, diberi pilihan oleh sekolah untuk mencukur rambut putranya atau membawanya pulang, serta tidak akan mengizinkannya berada di sekolah selama masih menggunakan gaya rambut itu.

Menurut Kirstie, rambut mohawk anaknya hanya setinggi empat sentimeter dan tidak pantas menyebutnya berbahaya.

Saat dia mengancam akan memindahkan putranya ke sekolah lain, pihak sekolah mengatakan bahwa gaya rambut Charlie tidak pantas dan dapat mengalihkan perhatian anak-anak lainnya.

"Tapi banyak anak-anak lain yang memiliki gaya rambut lebih ekstrem, seperti garis-garis, berbintang bahkan manik-manik."

Cerita Saeful, Bekerja Jadi Perawat Lansia Bantu Warga Korea Hingga Naik Jet Pribadi ke Jerman

Punya 25 Ribu Pengemudi Go-Viet, Gojeknya Vietnam Resmi Beroperasi, Jokowi Beri Apresiasi

"Dan saya diberitahu untuk mencukur rambut anak saya karena alasan keamanan, karena bisa menusuk mata seseorang," ujar Kirstie-Lea.

Dalam laman situs resmi sekolah Drayton Park disebutkan bahwa sekolah tidak mengizinkan siswa untuk memiliki potongan rambut yang ekstrem karena dianggap bakal mengalihkan perhatian siswa lain dan mengganggu proses pembelajaran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gaya Rambutnya Dianggap Berbahaya, Bocah Ini Dilarang ke Sekolah"

Sebuah sekolah di Inggris melarang salah seorang siswanya untuk hadir di sekolah karena gaya rambutnya yang dianggap berbahaya. Melansir dari Metro.co.uk, Sekolah Dasar Drayton Park di Bletchley, Milton Keynes, telah melarang Charlie Chafer (6) untuk hadir di sekolah sebelum dia mengubah gaya rambutnya. Charlie diketahui kembali ke sekolah setelah liburan musim panas usai dengan gaya rambut mohawk. Ibu Charlie, Kirstie-Lea Day (26) terkejut saat mengetahui dirinya dipanggil oleh pihak sekolah pada Jumat (7/9/2018), dan diberi tahu jika anaknya tidak diizinkan masuk kelas sebelum mengubah gaya rambutnya. Pihak sekolah beralasan, gaya rambut mohawk seperti yang dipilih Charlie, dapat mencolek mata anak lain di sekolah. Baca juga: 12 Gaya Rambut Pria Terkeren dalam Piala Dunia 2018 Mendengar alasan tersebut, Kirstie-Lea merasa pihak sekolah telah bersikap tidak adil kepada anaknya. "Ini hanya mohawk kecil dan rapi, tidak mempengaruhi pembelajarannya maupun siswa lainnya. Sungguh tidak adil bagi Charlie jika dia menjadi satu-satunya yang harus mencukur rambutnya," kata Kirstie-Lea. Kirstie, ibu dari tiga anak, diberi pilihan oleh sekolah untuk mencukur rambut putranya atau membawanya pulang, serta tidak akan mengizinkannya berada di sekolah selama masih menggunakan gaya rambut itu. Menurut Kirstie, rambut mohawk anaknya hanya setinggi empat sentimeter dan tidak pantas menyebutnya berbahaya. Saat dia mengancam akan memindahkan putranya ke sekolah lain, pihak sekolah mengatakan bahwa gaya rambut Charlie tidak pantas dan dapat mengalihkan perhatian anak-anak lainnya. "Tapi banyak anak-anak lain yang memiliki gaya rambut lebih ekstrem, seperti garis-garis, berbintang bahkan manik-manik." "Dan saya diberitahu untuk mencukur rambut anak saya karena alasan keamanan, karena bisa menusuk mata seseorang," ujar Kirstie-Lea. Video Pilihan Unjuk Rasa Wali Murid Tolak Pemindahan ke Sekolah Lain Dalam laman situs resmi sekolah Drayton Park disebutkan bahwa sekolah tidak mengizinkan siswa untuk memiliki potongan rambut yang ekstrem karena dianggap bakal mengalihkan perhatian siswa lain dan mengganggu proses pembelajaran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gaya Rambutnya Dianggap Berbahaya, Bocah Ini Dilarang ke Sekolah", https://internasional.kompas.com/read/2018/09/13/21293621/gaya-rambutnya-dianggap-berbahaya-bocah-ini-dilarang-ke-sekolah.
Penulis : Agni Vidya Perdana
Editor : Agni Vidya Perdana Sebuah sekolah di Inggris melarang salah seorang siswanya untuk hadir di sekolah karena gaya rambutnya yang dianggap berbahaya. Melansir dari Metro.co.uk, Sekolah Dasar Drayton Park di Bletchley, Milton Keynes, telah melarang Charlie Chafer (6) untuk hadir di sekolah sebelum dia mengubah gaya rambutnya. Charlie diketahui kembali ke sekolah setelah liburan musim panas usai dengan gaya rambut mohawk. Ibu Charlie, Kirstie-Lea Day (26) terkejut saat mengetahui dirinya dipanggil oleh pihak sekolah pada Jumat (7/9/2018), dan diberi tahu jika anaknya tidak diizinkan masuk kelas sebelum mengubah gaya rambutnya. Pihak sekolah beralasan, gaya rambut mohawk seperti yang dipilih Charlie, dapat mencolek mata anak lain di sekolah. Baca juga: 12 Gaya Rambut Pria Terkeren dalam Piala Dunia 2018 Mendengar alasan tersebut, Kirstie-Lea merasa pihak sekolah telah bersikap tidak adil kepada anaknya. "Ini hanya mohawk kecil dan rapi, tidak mempengaruhi pembelajarannya maupun siswa lainnya. Sungguh tidak adil bagi Charlie jika dia menjadi satu-satunya yang harus mencukur rambutnya," kata Kirstie-Lea. Kirstie, ibu dari tiga anak, diberi pilihan oleh sekolah untuk mencukur rambut putranya atau membawanya pulang, serta tidak akan mengizinkannya berada di sekolah selama masih menggunakan gaya rambut itu. Menurut Kirstie, rambut mohawk anaknya hanya setinggi empat sentimeter dan tidak pantas menyebutnya berbahaya. Saat dia mengancam akan memindahkan putranya ke sekolah lain, pihak sekolah mengatakan bahwa gaya rambut Charlie tidak pantas dan dapat mengalihkan perhatian anak-anak lainnya. "Tapi banyak anak-anak lain yang memiliki gaya rambut lebih ekstrem, seperti garis-garis, berbintang bahkan manik-manik." "Dan saya diberitahu untuk mencukur rambut anak saya karena alasan keamanan, karena bisa menusuk mata seseorang," ujar Kirstie-Lea. Video Pilihan Unjuk Rasa Wali Murid Tolak Pemindahan ke Sekolah Lain Dalam laman situs resmi sekolah Drayton Park disebutkan bahwa sekolah tidak mengizinkan siswa untuk memiliki potongan rambut yang ekstrem karena dianggap bakal mengalihkan perhatian siswa lain dan mengganggu proses pembelajaran.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gaya Rambutnya Dianggap Berbahaya, Bocah Ini Dilarang ke Sekolah", https://internasional.kompas.com/read/2018/09/13/21293621/gaya-rambutnya-dianggap-berbahaya-bocah-ini-dilarang-ke-sekolah.
Penulis : Agni Vidya Perdana
Editor : Agni Vidya Perdana
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help