Jual Sabu Impor, Pengedar Narkoba di Tangsel Dapat Untung Ratusan Ribu per Gram

Pengedar narkoba di Tangerang Selatan (Tangsel) mengedarkan narkoba impor, terutama jenis sabu.

Jual Sabu Impor, Pengedar Narkoba di Tangsel Dapat Untung Ratusan Ribu per Gram
TribunJakarta
Wakapolres, Kompol Arman dan Kasat Narkoba, AKP Wahyu Putranto, memimpin ekspos kasus narkoba di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (14/9/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Pengedar narkoba di Tangerang Selatan (Tangsel) mengedarkan narkoba impor, terutama jenis sabu.

Hal itu disampaikan Wakapolres Tangsel, Kompol Arman yang didampingi Kasat Narkoba AKP Wisnu Putranto, saat gelar ekspos penangkapan pengedar narkoba jenis sabu dan ganja di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang, Serpong, Tangsel, Jumat (14/9/2018).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, sebanyak 12 tersangka pengedar ditangkap aparat Polres Tangsel dan Polsek Ciputat dalam kurun waktu Agustus hingga 14 September 2018.

Wakapolres mengatakan motif dari 12 tersangka itu adalah uang, mengingat untung yang besar dari hasil penjualan barang haram impor itu.

"Rata-rata memang masuk dari luar," ujar Kompol Arman.

Proses Evakuasi Pekerja yang Tertimpa Reruntuhan Bangunan di Pantai Indah Kapuk Ditunda

Ia memberi contoh harga sabu impor yang didapat para pengedar seharga 600 ribu rupiah, sedangkan harga jual di pengguna mencapai 1,5 juta rupiah.

"Jelas uang kan. Perlu saya jelaskan secara umum ya penjualan narkoba, khususnya sabu, itu terdapat disparitas harga yang signifikan," ujarnya," paparnya.

"Seperti yang kita ketahui, harga pasaran di user itu 1,5 juta per gram, apa bila itu diimpor misalnya dari luar, harga masuknya 600 ribu per gram, itu disparitas harganya sudah 900 ribu per gram. Jadi otomatis motivasi dari mereka mendapat keuntungan yang lebih besar dengan disparitas harga yang besar itu," lanjut paparnya.

Saat ditanyai asal narkoba impor itu didapat para pengedar, Kompol Arman menyebut hal itu masih dalam penyelidikan.

Ke-10 tersangka yang diamankan Polres Tangsel adalah; MHS (24), SF (31), SI (28), S (32), P (25), R (26), W (26), N (36), S (26), BA (22).

Disebut Andi Arief Terlibat Kasus Century dan Rugikan Negara, Misbakhun: Sukanya Nuduh Tanpa Bukti

Sedangkan dua tersangka yang ditangkap aparat Polsek Ciputat adalah; MR (23) dan DRP (21).

Dari nama-nama di atas, pengedar ganja hanya BA (22), MR (23) dan DRP (21), sedangkan yang lainnya pengedar sabu.

Dari 12 tersangka pengedar itu, berhasil diamankan 139 gram sabu dan 7,6 kilogram ganja.

Belasan pengedar itu pun dijerat pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2), 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (RI) nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling berat hukuman mati dan penjara seumur hidup, serta denda paling berat 10 miliar rupiah.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help