Pilpres 2019

Polemik Iklan Pemerintah di Bioskop: PKS Minta Dicopot, Ferdinand Sebut Bikin Malu, Tanggapan Istana

Iklan hasil pembangunan pemerintah yang ditayangkan di layar sejumlah bioskop menimbulkan polemik.

Polemik Iklan Pemerintah di Bioskop: PKS Minta Dicopot, Ferdinand Sebut Bikin Malu, Tanggapan Istana
Tribun Video
Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai iklan di bioskop yang menayangkan keberhasilan pemerintah dalam membangun 65 bendungan di Indonesia. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Iklan hasil pembangunan pemerintah yang ditayangkan di layar sejumlah bioskop menimbulkan polemik.

Iklan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Sejumlah pihak menilai iklan tersebut merupakan bagian dari kampanye Presiden Joko Widodo untuk Pilpres 2019.

Menurut Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai, iklan pencapaian pemerintahan Joko Widodo yang tayang di bioskop layak untuk dihentikan.

"Saya setuju kalau iklan semacam itu dicopot saja," ujar Hidayat di komplek parlemen, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Hidayat Nur Wahid
Hidayat Nur Wahid (Tribunnews.com)

Menurut dia, humas pemerintah memang punya kewajiban untuk menyampaikan capaian kinerja pemerintahan.

Namun, iklan yang ada di bioskop dinilai lebih menonjolkan sosok Jokowi.

Hal ini justru dinilai menimbulkan tafsir yang berbeda, misalnya, cuti start kampanye.

Apalagi saat ini Jokowi juga menjadi bakal calon presiden yang akan bertarung di Pilpres 2019.

Menurut Hidayat, akan lebih elegan andai iklan capaian kinerja pemerintah dipasang di tempat lain. Misalnya, dengan memasang baliho, atau di media milik pemerintah TVRI.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help