Pilpres 2019

Sangkal Dukung Khilafah, Prabowo Subianto: Tidak Mungkin Saya Keluar dari Pancasila

Bakal calon presiden, Prabowo Subianto berang ketika dirinya disebut ingin mengubah dasar negara Pancasila dengan khilafah.

Sangkal Dukung Khilafah, Prabowo Subianto: Tidak Mungkin Saya Keluar dari Pancasila
KOMPAS/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Prabowo dan Sandiaga Uno resmi maju mencalonkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bakal calon presiden, Prabowo Subianto berang ketika dirinya disebut ingin mengubah dasar negara Pancasila dengan khilafah.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu menegaskan komitmennya untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara RI.

Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir soal isu dirinya akan mengubah Pancasila sebagai dasar negara.

"Ada juga yang bertanya, Prabowo ini mendukung dan akan mengubah Pancasila menjadi khilafah. Ya saya kira ini sesuatu yang menggelikan, saya mentertawakan," kata Prabowo Subianto.

seusai bersilaturahmi dengan keluarga KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Prabowo juga menyampaikan kekhawatiran itu muncul dari akar rumput.

Meski begitu, ia memastikan sebagai seorang prajurit TNI telah disumpah untuk terus membela tanah air berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Jadi tidak mungkin saya keluar dari Pancasila. Yang saya inginkan adalah menegakkan Pancasila secara murni. Jadi bukan Pancasila sebagai mantra tapi dijalankan," jelas Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerinda ini juga menegaskan paham khilafah merupakan propaganda picik yang bisa menyesatkan masyarakat.

"Masalah khilafah itu adalah menurut saya propaganda yang sebetulnya picik tapi berbahaya karena rakyat bisa terpengaruh," ungkap Prabowo.

Halaman
123
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help