Wali Kota Tangerang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Bersama Menteri ESDM

Kepada Menteri ESDM, Arief meminta kepada Jonan untuk membantu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Bersama Menteri ESDM
Istimewa
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, menghadiri undangan United City and Local Goverment (UCLG) Asia Pacific (ASPAC) Congress yang dilaksanakan di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (14/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, menghadiri undangan United City and Local Goverment (UCLG) Asia Pacific (ASPAC) Congress yang dilaksanakan di Dyandra Convention Center, Surabaya.

Acara yang diinisiasi oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dihadiri oleh 150 Wali Kota dan Kepala Daerah se-Asia Pasifik.

Selain itu hadir pula Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan juga Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan.

Arief pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengkomunikasikan berbagai program yang ada di Kota Tangerang dengan para pejabat yang hadir

Kepada Menteri ESDM, Arief meminta kepada Jonan untuk membantu pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di Kota Tangerang.

"Pak sekarang kita lagi masuk tahap lelang untuk pembangunan PLTSA, ini sudah tiga tahun prosesnya, makanya kita mau konsultasi ke Pak Menteri biar bisa segera terealisir," ujar Arief dalam keterangannya, Jumat (14/9/2018).

Menanggapi Arief, Jonan pun setuju untuk membantu pembangunan PLTS di Kota Tangerang, namun Jonan meminta agar Pemda juga menyiapkan lahannya.

"Pak Wali silahkan kirim surat ke saya biar nanti PLN yang membangun, karena ini progressnya lambat," tutur Jonan.

Selain Jonan, Arief juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan Anis Baswedan untuk membahas soal penyelesaian masalah kemacetan dan banjir di perbatasan DKI Jakarta dan Kota Tangerang.

Arief berharap agar Anis bisa melanjutkan program pembangunan Elevated Busway di Kota Tangerang termasuk juga kerjasama lain yang dulu pernah terjalin semasa Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

7 Kasus Bayi Lahir Satu Mata dan Tanpa Hidung di Dunia: Indonesia 2 Kali

Kronologi Pembunuhan di Cileungsi, Pelaku Pukul Kepala Korban Lalu Potong Alat Vital

Kubu Prabowo Usul Debat Bahasa Inggris: Sandiaga Pilih Bahasa Indonesia, Tim Jokowi Ajak Lomba Ngaji

"Pak Gubernur elevated busway itu efeknya luar biasa bagi Kota Jakarta dan Tangerang karena banyak warga yang memanfaatkannya termasuk yang tinggal di Larangan maupun Ciledug. Dan terbukti bisa mengurai kemacetan di daerag perbatasan," tutur Arief.

Di sisi laim, Maimunah M. Sharif selaku Direktur Eksekutif UN Habitat yang mengingatkan tantangan pembangunan kedepan mulai dari banjir, sanitasi, pengangguran dan juga pertumbuhan populasi yang harus bisa dipecahkan bersama oleh para Kepala Daerah.

"Perlu inovasi untuk memecahkan semua permasalahan tersebut," kata Maimunah melalui rekaman video.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help