Bergaya Unik, Komunitas Ini Gowes Sepeda Kunjungi Makam Kehormatan Belanda di Menteng Pulo

komunitas Onthel Die Oud Batavia (ODOB) mengunjungi Ereveld Menteng Pulo Menteng Dalam, Tebet Jakarta Selatan.

Bergaya Unik, Komunitas Ini Gowes Sepeda Kunjungi Makam Kehormatan Belanda di Menteng Pulo
TribunJakarta
Komunitas Onthel Die Oud Batavia (ODOB) saat mengunjungi Ereveld Menteng Pulo Menteng Dalam, Tebet Jakarta Selatan, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Mengenakan atribut unik, komunitas Onthel Die Oud Batavia (ODOB) mengunjungi Ereveld Menteng Pulo Menteng Dalam, Tebet Jakarta Selatan.

Ereveld sendiri merupakan istilah dari makam kehormatan Belanda yang tersebar di beberapa wilayah di pulau Jawa satu diantaranya ialah di Menteng Pulo.

Berjumlah 11 orang, anggota komunitas tersebut mengenakan sepeda onthel untuk menuju ke lokasi dengan mengenakan atribut ala orang Belanda.

Mulai dari jenggot pirang imitasi yang disertai kacamata hingga kostum unik pun mereka kenakan untuk kunjungan dalam rangka kegiatan one day Batavia ini.

Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad Kembali Diciduk Duduk Bersebelahan dalam Pesawat

Mereka berkeliling ke makam seluas kurang lebih tiga hektar tersebut yang memiliki sekitar 4000 lebih batu nisan.

Andre Pranaza Hikmawan Damanik selaku pendiri komunitas ODOB mengungkapkan kepada Tribunjakarta.com bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan di komunitas tersebut.

" Ini adalah kegiatan one day Batavia dimana kami ingin mengenal sejarah yang berkaitan dengan Batavia dari zaman dahulu bersama dengan anggota yang lainnya, karena belum banyak yang tahu kalau tempat ini ternyata memiliki cerita yang luar biasa didalamnya," ujarnya di Menteng Dalam, Minggu (16/9/2018).

Dalam tur tersebut, mereka dipandu oleh pengawas dari Ereveld Menteng Pulo untuk menilik berbagai macam nisan dan juga bangunan yang ada di pemakaman tersebut.

Kowani Kritik Istilah Emak-emak, Zarra Zettira: Negara Lain Sudah Bicara Soal Keseteraan Perempuan

Diketahui bahwa di Ereveld Menteng Pulo ini dimakamkan lebih dari empat ribu korban perang dari orang Belanda dan Indonesia yang gugur selama Perang Dunia Kedua dalam pertempuran melawan tentara Jepang pada 1941-1945 dan selama masa revolusi setelah Perang Dunia Kedua 1945-1949.

Ereveld Menteng Pulo sendiri diresmikan pada tanggal 8 Desember 1947 dan dikelola oleh Yayasan Makam Kehormatan Belanda (OGS).

Ereveld Menteng Pulo adalah salah satu dari tujuh makam Kehormatan Belanda di Indonesia.

Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help