Demi Biaya Pengobatan Anak, Hasan 30 Tahun Bertahan Jadi Tukang Pangkas Rambut Dibawah Pohon RIndang

"Dua tahun lalu anak saya mulai mengalami gangguan jiwa, dia stres uang puluhan juta Rupiah hasil kerja kerasnya raib setelah tertipu oleh temannya."

Demi Biaya Pengobatan Anak, Hasan 30 Tahun Bertahan Jadi Tukang Pangkas Rambut Dibawah Pohon RIndang
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Hasan (60) tukang cukur dibawah pohon rindang yang ada di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Sudah 30 tahun Hasan (60) menjalani profesi menjadi tukang pangkas rambut.

Selama itu pula ia banting tulang menghidupi istri dan delapan orang anaknya di Bogor.

Seperti sudah mendarah daging, profesi ini sudah turun menurun ditekuni oleh keluarganya hingga saat ini.

"Saya dua belas bersaudara, kakek dan bapak saya juga tukang cukur, lalu sekarang saya dan kakak saya yang melanjutnya," ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com, Minggu (16/9/2018).

Namun, ternyata bukan orangtuanya yang pertama kali mengajarkannya mencukur rambut, melainkan pamannya yang juga berprofesi sebagai tukang pangkas rambut.

"Awalnya saya enggak mau jadi tukang cukur, tapi saat ikut paman ke Jakarta, saya diajarkan mencukur rambut," ucapnya.

Kemudian, pamannya itu pula yang memberikan sebuah kios potong rambut kepada Hasan di daerah Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur.

Dari hasil kerja kerasnya itu, ia berhasil membesarkan delapan orang anak dan satu orang istri.

"Saya punya delapan anak, sebagian besar sudah berkeluarga, hanya yang kecil yang masih sekolah," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved