Kelompok Kerja Situ Pengasinan Berharap Pemkot Perhatikan Wisata Situ di Depok

Selain tim perawatan, Jojon berharap Pemerintah Kota Depok dapat memberi bantuan berupa benih ikan yang disebar di Situ.

Kelompok Kerja Situ Pengasinan Berharap Pemkot Perhatikan Wisata Situ di Depok
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wisata Situ Pengasinan, Sawangan, Depok, Minggu (16/9/2018).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Anggota Kelompok Kerja (Pokja) Situ Pengasinan Naman Jojon berharap Pemerintah Kota Depok lebih memperhatikan wisata Situ di Depok.

Jojon yang merupakan penggagas Situ Pengasinan jadi tempat wisata ini menilai Situ merupakan tempat wisata yang dapat dinikmati bagi semua kalangan warga.

Menurut Jojon, dari 21 Situ di Depok, Pemerintah Kota Depok masih tidak memaksimalkan potensi wisata di setiap Situ.

"Ada puluhan situ di Depok yang sebenarnya bisa jadi tempat wisata yang bagus, apalagi Situ yang besar. Cuman masih kurang perhatian saja, seperti akses masuk yang sempit, atau masalah wahana yang kurang memadai," kata Jojon di Sawangan, Depok, Minggu (16/9/2018).

Anggota Pokja Situ Pengasinan (topi hitam) yang bertugas jadi penjaga wahana sepeda rakit, Sawangan, Depok, Minggu (16/9/2018). 
Anggota Pokja Situ Pengasinan (topi hitam) yang bertugas jadi penjaga wahana sepeda rakit, Sawangan, Depok, Minggu (16/9/2018).  (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Jojon mencontohkan Situ Pengasinan yang luasnya enam hektar mampu menarik ribuan warga Depok untuk berwisata di akhir pekan.

Banyaknya jumlah pengunjung kadang membuat tiket sepeda air dan perahu rakit yang disediakan tidak mencukupi.

Menurutnya, pemerintah bisa membantu Pokja setiap Situ untuk menyediakan akses jalan, penerangan, wahana dan pemeliharaan Situ.

"Kalau bisa ya Pemkot kasih perhatian, yang masih kurang itu akses jalan, penerangan, jumlah wahana dan pemeliharaan wahana itu sendiri," ujarnya.

Ia berharap Pemkot Depok dapat menerjunkan tim sekira tiga kali dalam satu bulan untuk mengecek kondisi Situ.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help