Mengintip Ereveld Menteng Pulo, Makam Kehormatan Belanda di Tengah Gedung Pencakar Langit Ibu Kota

Ereveld Menteng Pulo menjadi taman pemakaman yang bisa dijadikan destinasi wisata bagi para pecinta sejarah.

Mengintip Ereveld Menteng Pulo, Makam Kehormatan Belanda di Tengah Gedung Pencakar Langit Ibu Kota
TribunJakarta
Tim Wisata Kreatif Jakarta saat berkunjung ke Ereveld Menteng Pulo di Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Berada di tengah gedung pencakar langit ibukota, Ereveld Menteng Pulo menjadi taman pemakaman yang bisa dijadikan destinasi wisata bagi para pecinta sejarah.

Makam yang diperuntukan bagi korban perang dunia ke dua ini terletak di Mendeng Dalam Tebet Jakarta Selatan ini memiliki luas kurang lebih tiga hektare yang dibagi menjadi beberapa vak atau lokasi.

Ereveld Menteng Pulo diresmikan pada tanggal 8 Desember 1947 dan dikelola oleh Yayasan Makam Kehormatan Belanda (OGS) dibawah naungan Kedutaan Besar Belanda.

Terbukanya makam ini untuk kunjungan umum bagi peziarah maupun warga sekitar membuat komunutas Wisata Kreatif Jakarta juga tak mau ketinggalan untuk mengunjunginya.

Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Warga Jakarta Utara Padati Danau Sunter

Bersama para peserta, tur ini dipandu oleh seorang guide yang mengajak peserta untuk mengelilingi pemakaman tersebut secara keseluruhan.

Cindy, pemandu wisata dari tur ini mengatakan bahwa lokasi Ereveld Menteng Pulo menjadi destinasi yang sangat bisa dijadikan bahan pembelajaran khususnya tentang sejarah di Jakarta.

"Kami bertujuan untuk mengajak peserta dari manapun untuk bisa lebih mengenal tempat - tempat bersejarah termasuk pemakaman karena ini adalah saksi bagaimana kisah perang dunia kedua yang menelan banyak korban itu terjadi," ujarnya kepada TribunJakarta.com di Menteng Dalam Jakarta Selatan, Minggu ( 16/9/2018).

Menurut informasi yang ada, di tempat tersebut, dimakamkan lebih dari empat ribu korban perang dari orang Belanda dan Indonesiayang gugur selama Perang Dunia Kedua dalam pertempuran melawan tentara Jepang di tahun 1941-1945 dan selama masa revolusi setelah perang dunia kedua pada 1945-1949.

Namun, hanya seperempat korban perang yang dimakamkan di Ereveld Menteng Pulo dimana mereka dulunya berdinas militer.

Warga Sambut Baik Penetapan Taman Benyamin Sueb oleh Pemprov DKI Jakarta

Halaman
12
Penulis: Anisa Kurniasih
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help