Pipa Air Utama Amblas, 2 Kecamatan di Tangerang Kesulitan Air Bersih

Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) milik PDAM Tirta Benteng hancur, warga di dua Kecamatan di Tangerang kesulitan air.

Pipa Air Utama Amblas, 2 Kecamatan di Tangerang Kesulitan Air Bersih
TribunJakarta
Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) milik PDAM Tirta Benteng hancur karena tekanan kendaraan yang melintas terlalu berat, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) milik PDAM Tirta Benteng hancur, warga di dua Kecamatan di Tangerang kesulitan air.

Hal tersebut disebabkan oleh tekanan beban berat kendaraan yang melintas melebihi kapasitas hingga pipa air hancur di Jalan Halim Perdana Kusuma Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

"Beberapa hari belakangan memang susah air. Tapi ada bantuan air bersih memang dari beberapa instansi. Tapi itu juga lama dan antre," ujar Andrian warga Batuceper saat ditemui di lokasi, Minggu (16/9/2018).

Sementara itu, Asisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang Ichsan Sadikin mengatakan, jalur tersebut memang jalur lintas kendaraan berbeban berat, menyebabkan jalan amblas.

Perbaikan Pipa, PDAM Depok Hentikan Sementara Aliran Air Bersih Hingga Selasa Dini Hari

"Pipa pecah karena ada tekanan yang berlebihan dari kendaraan yang lewat. Tanah jadi pecah dan amblas," ujar Ichsan ketika dikonfirmasi.

Sampai saat ini, lanjut Ichsan, pihaknya terus melakukan perbaikan terhadap pecahnya pipa JDU itu menggunakan cara mengelas di bagian pipa yang pecah.

Disinyalir, tiga ribu warga di kecamatan Cipondoh dan Batuceper akan kena dampak kesulitan mendapatkan air bersih untuk sementara waktu.

"Kami mohon maaf atas kejadian gangguan aliran air bersih ini," ujar Ichsan.

Ia menambahkan, PDAM Tirta Benteng menyediakan mobil tangki air bersih apa bila kesulitan mendapatkan air bersih. Warga dapat menghubungi call center di 021-5587234/021-55799287.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help